Training Lainnya

Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Resiko pada BPR Tahun 2026

Pelajari implementasi APU PPT berbasis risiko pada BPR untuk meningkatkan kepatuhan, mitigasi risiko, dan penguatan sistem AML yang efektif.

Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Resiko pada BPR Tahun 2026

Pelajari implementasi APU PPT berbasis risiko pada BPR untuk meningkatkan kepatuhan, mitigasi risiko, dan penguatan sistem AML yang efektif.

Deskripsi

Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Risiko pada BPR Tahun 2026 merupakan program pelatihan strategis yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan praktis dalam penerapan Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) berbasis risiko di lingkungan Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Di tengah meningkatnya tuntutan regulasi dan pengawasan sektor keuangan, penerapan pendekatan Risk-Based Approach menjadi kunci utama dalam menjaga kepatuhan, keamanan, serta integritas sistem perbankan.

Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai kerangka regulasi APU PPT yang berlaku di Indonesia, termasuk kewajiban BPR dalam melakukan identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko terhadap aktivitas transaksi nasabah. Dengan pendekatan berbasis risiko, peserta akan dilatih untuk mampu mengklasifikasikan tingkat risiko nasabah (Customer Risk Profiling), memantau transaksi mencurigakan, serta menerapkan mekanisme pelaporan yang sesuai dengan ketentuan regulator.

Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Risiko pada BPR Tahun 2026 juga membahas implementasi sistem pengendalian internal yang efektif, termasuk penerapan Customer Due Diligence (CDD), Enhanced Due Diligence (EDD), serta pemanfaatan teknologi dalam monitoring transaksi keuangan. Hal ini bertujuan untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi pencucian uang dan pendanaan terorisme di sektor BPR yang memiliki peran penting dalam ekonomi daerah.

Selain itu, pelatihan ini menekankan pentingnya budaya kepatuhan (compliance culture) dalam organisasi, penguatan fungsi Anti Money Laundering (AML) Officer, serta integrasi sistem pelaporan berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengawasan. Studi kasus dan simulasi akan membantu peserta memahami praktik nyata dalam menangani skenario risiko di lingkungan operasional BPR.

Bimtek Lainnya :  Training APU PPT BPR dan BPRS Sesuai POJK Terbaru 2026

Program ini sangat relevan bagi direktur, compliance officer, auditor internal, risk management officer, dan staf operasional BPR yang terlibat dalam pengelolaan risiko dan kepatuhan. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan program APU PPT berbasis risiko secara lebih efektif, sistematis, dan sesuai regulasi terbaru.

Melalui Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Risiko pada BPR Tahun 2026, lembaga perbankan dapat memperkuat sistem pengendalian risiko, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi OJK, serta menjaga reputasi dan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri keuangan yang semakin kompleks.

Tujuan Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Resiko pada BPR Tahun 2026

  • Memahami konsep dan regulasi APU PPT berbasis risiko di sektor BPR
  • Meningkatkan kemampuan identifikasi dan analisis risiko nasabah
  • Menguasai penerapan Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD)
  • Meningkatkan efektivitas monitoring transaksi mencurigakan
  • Memperkuat sistem kepatuhan dan pengendalian internal BPR

Materi Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Resiko pada BPR Tahun 2026

  • Konsep dasar APU PPT dan Risk-Based Approach pada BPR
  • Regulasi dan ketentuan APU PPT dari otoritas pengawas (OJK)
  • Identifikasi dan analisis risiko nasabah (Customer Risk Profiling)
  • Penerapan Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD)
  • Monitoring transaksi keuangan mencurigakan (Suspicious Transaction Monitoring)
  • Mekanisme pelaporan transaksi mencurigakan (STR/CTR)
  • Penguatan sistem pengendalian internal dan AML framework
  • Peran dan tanggung jawab AML/Compliance Officer di BPR
  • Pemanfaatan sistem digital dalam monitoring APU PPT
  • Studi kasus implementasi APU PPT berbasis risiko di BPR

Metode Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Resiko pada BPR Tahun 2026

Metode Bimtek/Training dilaksanakan secara interaktif dengan pendekatan andragogi, yang menekankan pada partisipasi aktif peserta. Materi disampaikan melalui kombinasi ceramah, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi, dan tanya jawab langsung dengan narasumber ahli. Peserta akan diberikan contoh nyata dan praktik terbaik sesuai topik pelatihan. Untuk memperdalam pemahaman, digunakan juga metode presentasi multimedia dan role play. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur efektivitas pelatihan. Pelatihan dapat dilaksanakan secara tatap muka (klasikal) maupun online (virtual meeting) dengan platform yang user-friendly dan aksesibel

Bimtek Lainnya :  Training Crbercrime dan Digital Forensic Terbaru 2026

FAQ – Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Resiko pada BPR Tahun 2026

  • Apa itu Training Implementasi Program APU PPT Berbasis Risiko pada BPR Tahun 2026?
    Pelatihan yang membahas penerapan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme berbasis risiko di Bank Perekonomian Rakyat secara sistematis dan sesuai regulasi.
  • Siapa yang cocok mengikuti pelatihan ini?
    Direksi BPR, compliance officer, auditor internal, risk management officer, serta staf operasional yang terlibat dalam kepatuhan perbankan.
  • Apa manfaat utama mengikuti pelatihan ini?
    Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat sistem deteksi risiko, serta mengurangi potensi pelanggaran APU PPT di BPR.
  • Apakah pelatihan ini relevan dengan regulasi terbaru?
    Ya, pelatihan mengacu pada pendekatan Risk-Based Approach dan ketentuan APU PPT yang berlaku dari regulator seperti OJK.
  • Apakah pelatihan ini bersifat praktis?
    Ya, dilengkapi dengan studi kasus, simulasi transaksi mencurigakan, dan praktik penerapan CDD/EDD di lingkungan BPR.
author-avatar

Tentang EDUKASINDO

SENTRA MEDIA EDUKASINDO merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendampingan kurikulum pendidikan yang disesuaikan dengan kemajuan di bidang pendidikan dan telekomunikasi. Kami melayani individu yang menjadi bagian dari suatu organisasi, baik sebagai karyawan maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan SDM di Negara Kesatuan Republik Indonesia.