- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026
Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026
Pelajari evaluasi kinerja rumah sakit berbasis iDRG untuk meningkatkan efisiensi, mutu pelayanan, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Deskripsi
Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026 merupakan program bimbingan teknis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, serta pengelola layanan dalam melakukan evaluasi kinerja rumah sakit menggunakan pendekatan Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG). Seiring dengan transformasi sistem pembiayaan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia, penerapan iDRG menjadi instrumen penting dalam mengukur efisiensi, efektivitas, kualitas layanan, serta optimalisasi penggunaan sumber daya rumah sakit secara objektif dan berbasis data.
Sistem iDRG mengelompokkan kasus pasien berdasarkan diagnosis, tindakan medis, tingkat keparahan, serta karakteristik klinis lainnya sehingga dapat digunakan sebagai dasar analisis biaya, lama rawat (length of stay), produktivitas pelayanan, hingga pengukuran kinerja rumah sakit. Melalui Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026, peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai konsep iDRG, pemanfaatannya dalam evaluasi kinerja, serta strategi meningkatkan mutu pelayanan dan efisiensi operasional rumah sakit.
Pelatihan ini membahas berbagai aspek penting, mulai dari kebijakan dan regulasi terkait sistem iDRG, konsep klasifikasi diagnosis dan prosedur medis, hingga teknik analisis data pelayanan rumah sakit berdasarkan kelompok diagnosis. Peserta juga akan mempelajari metode evaluasi indikator kinerja rumah sakit, analisis lama hari rawat, tingkat pemanfaatan tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR), Average Length of Stay (ALOS), Turn Over Interval (TOI), Bed Turn Over (BTO), serta indikator mutu pelayanan lainnya yang mendukung pengambilan keputusan manajerial.
Selain itu, Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026 juga membahas strategi meningkatkan efisiensi pelayanan, optimalisasi sistem pencatatan medis, peningkatan akurasi pengkodean diagnosis dan tindakan, analisis biaya pelayanan, serta penyusunan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi. Materi ini membantu rumah sakit membangun sistem monitoring kinerja yang lebih efektif sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan dan keberlanjutan pengelolaan rumah sakit.
Program bimtek dilengkapi dengan studi kasus, simulasi analisis data berbasis iDRG, latihan interpretasi indikator kinerja rumah sakit, diskusi interaktif, serta pembahasan praktik terbaik (best practices) dalam penerapan iDRG sebagai alat evaluasi manajemen rumah sakit. Pendekatan praktis ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengolah data, mengevaluasi kinerja pelayanan, serta menyusun rekomendasi strategis untuk peningkatan mutu rumah sakit.
Bimtek ini sangat relevan bagi direktur rumah sakit, manajer pelayanan, kepala instalasi, dokter, perawat, petugas rekam medis, coder, tim kendali mutu, unit penjaminan mutu, bagian keuangan, auditor internal, serta tenaga kesehatan yang terlibat dalam pengelolaan data dan evaluasi kinerja rumah sakit. Dengan mengikuti Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026, peserta diharapkan mampu menerapkan analisis kinerja berbasis iDRG secara efektif, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kualitas pelayanan kesehatan, serta mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data untuk mewujudkan rumah sakit yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Tujuan Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026
- Memahami konsep, prinsip, dan penerapan Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG) dalam evaluasi kinerja rumah sakit
- Meningkatkan kemampuan menganalisis indikator kinerja rumah sakit berdasarkan data pelayanan dan kelompok diagnosis
- Mengembangkan kompetensi dalam mengevaluasi efisiensi, efektivitas, dan mutu pelayanan kesehatan menggunakan pendekatan iDRG
- Meningkatkan akurasi pengelolaan data, pengkodean diagnosis, dan analisis biaya pelayanan rumah sakit
- Mendukung pengambilan keputusan manajerial berbasis data untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja rumah sakit
Materi Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026
- Konsep dasar dan kebijakan penerapan iDRG di rumah sakit
- Klasifikasi diagnosis, prosedur medis, dan pengelompokan kasus berdasarkan iDRG
- Teknik analisis data pelayanan rumah sakit berbasis iDRG
- Evaluasi indikator kinerja rumah sakit seperti BOR, ALOS, TOI, dan BTO
- Analisis efisiensi biaya, lama rawat, dan produktivitas pelayanan
- Peningkatan akurasi pengkodean diagnosis dan tindakan medis
- Pemanfaatan data iDRG dalam penyusunan laporan dan pengambilan keputusan
- Strategi peningkatan mutu pelayanan dan efisiensi operasional rumah sakit
- Praktik terbaik (best practices) implementasi iDRG dalam evaluasi kinerja rumah sakit
- Studi kasus dan simulasi analisis kinerja rumah sakit berbasis iDRG
Metode Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026
FAQ – Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026
Apa itu Bimtek Evaluasi Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan iDRG Tahun 2026?
Bimbingan teknis yang membahas penerapan sistem Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG) sebagai metode untuk mengevaluasi kinerja, efisiensi, dan mutu pelayanan rumah sakit secara objektif dan berbasis data.
Siapa yang dapat mengikuti bimtek ini?
Direktur rumah sakit, manajer pelayanan, kepala instalasi, dokter, perawat, petugas rekam medis, coder, tim kendali mutu, bagian keuangan, auditor internal, serta tenaga kesehatan yang terlibat dalam evaluasi dan pengelolaan kinerja rumah sakit.
Apa manfaat mengikuti bimtek ini?
Peserta akan mampu memahami penerapan iDRG, meningkatkan kemampuan analisis indikator kinerja rumah sakit, mengoptimalkan efisiensi operasional, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data untuk peningkatan mutu pelayanan.
Apakah bimtek ini membahas indikator kinerja rumah sakit seperti BOR, ALOS, TOI, dan BTO?
Ya. Materi mencakup analisis berbagai indikator kinerja rumah sakit, teknik evaluasi efisiensi pelayanan, pengkodean diagnosis, analisis biaya, serta pemanfaatan data iDRG untuk meningkatkan kualitas layanan.
Apakah bimtek ini bersifat praktis?
Ya. Bimtek dilengkapi dengan studi kasus, simulasi analisis data berbasis iDRG, latihan interpretasi indikator kinerja rumah sakit, diskusi interaktif, serta praktik penyusunan rekomendasi perbaikan yang dapat langsung diterapkan di rumah sakit.
