- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Training Terupdate Work Breakdown Structure (WBS) dan Scheduling dengan ProjectLibre Tahun 2026
Training Terupdate Work Breakdown Structure (WBS) dan Scheduling dengan ProjectLibre Tahun 2026
Pelajari WBS dan scheduling dengan ProjectLibre 2026 untuk menyusun struktur pekerjaan, aktivitas, dependency, milestone, Gantt Chart, dan jadwal proyek.
Deskripsi
Training Terupdate Work Breakdown Structure (WBS) dan Scheduling dengan ProjectLibre Tahun 2026 merupakan program peningkatan kompetensi yang dirancang untuk membantu peserta menguasai teknik penyusunan struktur pekerjaan dan penjadwalan proyek secara sistematis menggunakan ProjectLibre. WBS menjadi salah satu elemen penting dalam manajemen proyek karena membantu memecah ruang lingkup pekerjaan menjadi aktivitas yang lebih terstruktur, terukur, dan mudah dikendalikan.
Melalui Training WBS dan Scheduling dengan ProjectLibre 2026, peserta akan mempelajari konsep, fungsi, prinsip, serta tahapan penyusunan Work Breakdown Structure yang efektif. Peserta akan memahami cara mengidentifikasi deliverable, memecah pekerjaan menjadi work package, menentukan aktivitas, serta memastikan seluruh ruang lingkup proyek dapat diterjemahkan ke dalam struktur pekerjaan yang jelas.
Materi training kemudian mengintegrasikan WBS dengan project scheduling menggunakan ProjectLibre. Peserta akan mempelajari cara memasukkan struktur pekerjaan dan aktivitas ke dalam ProjectLibre, menentukan durasi, menyusun hubungan antaraktivitas, menetapkan milestone, serta membuat kalender kerja proyek. Dengan demikian, WBS yang telah disusun dapat menjadi dasar untuk menghasilkan jadwal proyek yang realistis.
Selain itu, Training Work Breakdown Structure Terupdate 2026 membahas teknik menentukan predecessor dan successor, penggunaan Gantt Chart, serta identifikasi aktivitas yang memiliki pengaruh terhadap jadwal proyek. Peserta juga akan memahami konsep task dependency dan bagaimana perubahan pada suatu aktivitas dapat berdampak terhadap aktivitas lainnya.
Aspek pengelolaan sumber daya juga diperkenalkan dalam training. Peserta akan mempelajari cara mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja, material, peralatan, dan sumber daya lainnya serta mengalokasikannya ke dalam aktivitas proyek. Pendekatan ini membantu menghasilkan jadwal yang lebih realistis dan sesuai dengan kapasitas sumber daya yang tersedia.
Training dilengkapi dengan studi kasus, simulasi, dan praktik langsung menggunakan ProjectLibre. Peserta akan berlatih menyusun WBS, mengidentifikasi work package, memasukkan aktivitas ke ProjectLibre, menentukan durasi, mengatur dependency, membuat Gantt Chart, menetapkan milestone, mengalokasikan resource, serta melakukan monitoring jadwal proyek.
Training ini sangat relevan bagi project manager, project planner, project control, scheduler, engineer, supervisor, konsultan, kontraktor, staf perencanaan, dan profesional yang terlibat dalam pengelolaan proyek. Dengan mengikuti Training WBS dan Scheduling dengan ProjectLibre Tahun 2026, peserta diharapkan mampu menyusun struktur pekerjaan yang lebih terorganisir, menghasilkan jadwal yang terukur, mengoptimalkan sumber daya, serta meningkatkan efektivitas pengendalian proyek.
Tujuan Training Terupdate Work Breakdown Structure (WBS) dan Scheduling dengan ProjectLibre Tahun 2026
- Memahami konsep dan prinsip Work Breakdown Structure (WBS)
- Mampu menyusun WBS berdasarkan ruang lingkup dan deliverable proyek
- Mampu mengintegrasikan WBS dengan aktivitas dan jadwal proyek
- Mampu menggunakan ProjectLibre untuk membuat dan mengelola scheduling
- Mampu melakukan monitoring dan pengendalian jadwal berdasarkan WBS
Materi Training Terupdate Work Breakdown Structure (WBS) dan Scheduling dengan ProjectLibre Tahun 2026
- Konsep dasar Work Breakdown Structure (WBS) dan Project Scheduling
- Pengenalan dan penggunaan ProjectLibre 2026
- Identifikasi ruang lingkup, deliverable, dan work package
- Teknik menyusun WBS secara hierarkis dan sistematis
- Identifikasi aktivitas, durasi, milestone, dan hubungan pekerjaan
- Integrasi WBS dengan project scheduling
- Penentuan predecessor, successor, dan task dependency
- Penggunaan Gantt Chart untuk visualisasi jadwal
- Resource planning dan alokasi sumber daya berdasarkan aktivitas
- Studi kasus dan praktik langsung menyusun WBS, menentukan work package, memasukkan aktivitas ke ProjectLibre, mengatur durasi dan dependency, membuat milestone dan Gantt Chart, mengalokasikan resource, serta melakukan monitoring jadwal proyek
Metode Training Terupdate Work Breakdown Structure (WBS) dan Scheduling dengan ProjectLibre Tahun 2026
FAQ – Training Terupdate Work Breakdown Structure (WBS) dan Scheduling dengan ProjectLibre Tahun 2026
1. Apa itu Training WBS dan Scheduling dengan ProjectLibre 2026?
Training ini merupakan program peningkatan kompetensi yang membahas penyusunan Work Breakdown Structure dan penjadwalan proyek menggunakan ProjectLibre secara sistematis dan terintegrasi.
2. Siapa yang dapat mengikuti training ini?
Training ini ditujukan bagi project manager, project planner, project control, scheduler, engineer, supervisor, konsultan, kontraktor, staf perencanaan, serta profesional yang terlibat dalam pengelolaan proyek.
3. Apa manfaat mengikuti training WBS dan Scheduling?
Peserta akan mampu memecah ruang lingkup proyek menjadi struktur pekerjaan yang jelas, menyusun aktivitas, menentukan jadwal, mengatur dependency, mengalokasikan resource, serta melakukan monitoring proyek.
4. Mengapa WBS penting dalam project scheduling?
WBS membantu memecah proyek menjadi deliverable, work package, dan aktivitas yang lebih terstruktur, sehingga memudahkan penyusunan jadwal, pengalokasian sumber daya, estimasi biaya, dan pengendalian proyek.
5. Apakah training ini bersifat praktis?
Ya. Peserta akan melakukan praktik langsung menggunakan ProjectLibre, mulai dari menyusun WBS, menentukan work package dan aktivitas, mengatur durasi serta dependency, membuat milestone dan Gantt Chart, mengalokasikan resource, hingga melakukan monitoring jadwal.
