- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Training Risk Management (ISO 31000:2018)

Dalam era ketidakpastian global, organisasi di berbagai sektor menghadapi beragam risiko yang dapat memengaruhi kinerja dan keberlanjutan usaha. Risiko-risiko tersebut bisa berasal dari faktor internal maupun eksternal, mulai dari risiko operasional, keuangan, teknologi, hingga reputasi. Oleh karena itu, diperlukan standar internasional yang dapat menjadi acuan dalam mengelola risiko secara sistematis.
Salah satu standar yang diakui secara global adalah ISO 31000:2018 – Risk Management Guidelines. Standar ini memberikan prinsip, kerangka kerja, dan proses untuk membantu organisasi mengelola risiko secara efektif.
Untuk mendukung pemahaman dan implementasi standar tersebut, diselenggarakan Training Risk Management (ISO 31000:2018). Training ini memberikan bekal kepada peserta untuk mampu mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, serta mengendalikan risiko sesuai dengan pedoman ISO terbaru.
Mengapa Training Risk Management Penting?
Manajemen risiko bukan hanya sekadar menghindari kerugian, tetapi juga memastikan organisasi dapat mencapai tujuan dengan cara yang lebih terukur. Training ini penting karena:
Membekali SDM dengan pengetahuan standar internasional ISO 31000:2018.
Membantu organisasi meminimalkan risiko operasional dan strategis.
Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.
Membentuk budaya kerja berbasis manajemen risiko.
Mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Gambaran Umum ISO 31000:2018
ISO 31000:2018 adalah pembaruan dari edisi sebelumnya (ISO 31000:2009). Versi terbaru ini lebih ringkas dan mudah dipahami dengan fokus pada integrasi manajemen risiko ke dalam tata kelola organisasi.
Beberapa poin penting dari ISO 31000:2018:
Prinsip: Menekankan pada nilai tambah, keterlibatan pemangku kepentingan, serta adaptif terhadap perubahan.
Kerangka kerja (framework): Menyelaraskan manajemen risiko dengan tata kelola, kepemimpinan, dan perencanaan organisasi.
Proses: Meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, penanganan, pemantauan, dan komunikasi risiko.
Tujuan Training Risk Management (ISO 31000:2018)
Beberapa tujuan dari training ini adalah:
Memberikan pemahaman komprehensif mengenai ISO 31000:2018.
Meningkatkan keterampilan peserta dalam mengelola risiko sesuai standar.
Membantu organisasi mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam proses bisnis.
Mengembangkan strategi mitigasi risiko yang efektif.
Mendorong terciptanya budaya organisasi berbasis kesadaran risiko.
Sasaran Peserta
Training ini cocok untuk:
Manajer dan staf manajemen risiko.
Auditor internal dan eksternal.
Konsultan manajemen.
Aparatur pemerintah dan BUMN/BUMD.
Akademisi dan mahasiswa pascasarjana.
Praktisi yang terlibat dalam perencanaan strategis dan pengambilan keputusan.
Materi yang Dibahas dalam Training
Materi disusun berdasarkan kebutuhan praktis organisasi serta standar ISO 31000:2018, antara lain:
Prinsip dan konsep dasar manajemen risiko.
Perbedaan ISO 31000:2009 dan ISO 31000:2018.
Framework manajemen risiko dalam organisasi.
Proses identifikasi risiko dan teknik analisis risiko.
Strategi mitigasi risiko.
Monitoring dan evaluasi risiko.
Studi kasus implementasi ISO 31000:2018.
Metode Training
Agar materi lebih mudah dipahami, training ini menggunakan metode:
Presentasi interaktif mengenai konsep ISO 31000:2018.
Diskusi kelompok untuk membahas tantangan di organisasi peserta.
Studi kasus nyata yang relevan dengan dunia usaha maupun sektor publik.
Workshop simulasi penerapan framework manajemen risiko.
Evaluasi akhir untuk mengukur pemahaman peserta.
Manfaat Mengikuti Training
Peserta akan mendapatkan manfaat langsung dari pelatihan ini, antara lain:
Memahami prinsip, framework, dan proses ISO 31000:2018.
Mampu menyusun kebijakan manajemen risiko di organisasi.
Menjadi kompeten dalam mengidentifikasi dan menganalisis risiko.
Meningkatkan daya saing organisasi melalui mitigasi risiko.
Mendapatkan sertifikat pelatihan resmi.
Tabel Perbandingan ISO 31000:2009 vs ISO 31000:2018
| Aspek | ISO 31000:2009 | ISO 31000:2018 |
|---|---|---|
| Panjang Dokumen | Lebih detail dan panjang | Lebih ringkas dan jelas |
| Fokus Utama | Proses manajemen risiko | Integrasi dengan tata kelola |
| Prinsip | 11 prinsip | 8 prinsip lebih terfokus |
| Terminologi | Lebih teknis | Lebih sederhana dan mudah dipahami |
| Pendekatan | Dokumentasi prosedural | Integrasi ke dalam organisasi |
Tantangan Implementasi ISO 31000:2018
Meskipun standar ini mudah dipahami, implementasinya memiliki tantangan, seperti:
Kurangnya pemahaman mendalam tentang standar ISO.
Minimnya komitmen manajemen puncak.
Keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi.
Budaya organisasi yang belum terbiasa dengan manajemen risiko.
Melalui training, peserta dibekali strategi praktis untuk mengatasi hambatan tersebut.
Hubungan Training Ini dengan Pelatihan Lain
Training ini memiliki keterkaitan erat dengan Training Building Asset Management (ISO 50001), karena keduanya menekankan pentingnya pengelolaan berbasis standar internasional untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi.
Peran Pemerintah dalam Penguatan Manajemen Risiko
Pemerintah Indonesia juga mendorong penerapan manajemen risiko di berbagai sektor. Salah satu rujukan resmi dapat ditemukan melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang mengatur penerapan manajemen risiko pada instansi pemerintah untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas publik.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa itu ISO 31000:2018?
ISO 31000:2018 adalah standar internasional untuk manajemen risiko yang memberikan pedoman prinsip, kerangka kerja, dan proses pengelolaan risiko.
2. Apakah training ini wajib bagi semua organisasi?
Tidak wajib, tetapi sangat disarankan agar organisasi memiliki sistem manajemen risiko yang lebih terukur dan sesuai standar global.
3. Siapa saja yang dapat mengikuti training ini?
Pelatihan ini terbuka untuk manajer, auditor, konsultan, aparatur pemerintah, dan siapa saja yang terlibat dalam pengelolaan risiko.
4. Apa manfaat utama training ini?
Manfaatnya antara lain peningkatan kompetensi SDM, penguatan budaya risiko, dan dukungan terhadap keberlanjutan organisasi.
Penutup
Dalam menghadapi era penuh ketidakpastian, penguasaan Risk Management (ISO 31000:2018) menjadi kebutuhan strategis bagi setiap organisasi. Melalui Training Risk Management, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis untuk mengelola risiko dengan efektif sesuai standar internasional.
Segera daftarkan diri Anda dalam program pelatihan ini dan tingkatkan kompetensi manajemen risiko untuk masa depan organisasi yang lebih tangguh dan berdaya saing.

