- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Training Peran Internal Auditor dalam Penerapan ISM Code di Perusahaan Pelayaran

Industri pelayaran merupakan sektor strategis yang memiliki tingkat risiko tinggi, baik dari sisi keselamatan manusia, perlindungan lingkungan laut, maupun keberlangsungan operasional perusahaan. Oleh karena itu, penerapan standar keselamatan internasional menjadi sebuah keharusan. Salah satu standar paling krusial dalam dunia pelayaran adalah International Safety Management (ISM) Code.
Dalam implementasinya, ISM Code tidak hanya menuntut tersedianya prosedur dan dokumentasi, tetapi juga membutuhkan mekanisme pengawasan internal yang efektif. Di sinilah peran internal auditor menjadi sangat penting. Internal auditor bertugas memastikan bahwa sistem manajemen keselamatan diterapkan secara konsisten, dipatuhi oleh seluruh personel, dan terus ditingkatkan melalui proses audit yang sistematis.
Melalui Training Peran Internal Auditor dalam Penerapan ISM Code di Perusahaan Pelayaran, organisasi dapat menyiapkan auditor internal yang kompeten, objektif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi peningkatan keselamatan serta kinerja perusahaan.
Konsep Dasar ISM Code dalam Industri Pelayaran
ISM Code adalah standar internasional yang dikembangkan oleh International Maritime Organization (IMO) untuk menjamin keselamatan operasional kapal dan pencegahan pencemaran laut. ISM Code mewajibkan setiap perusahaan pelayaran untuk memiliki Safety Management System (SMS) yang terdokumentasi, diterapkan, dan diaudit secara berkala.
Beberapa prinsip utama ISM Code meliputi:
Komitmen manajemen terhadap keselamatan dan perlindungan lingkungan
Identifikasi risiko operasional kapal
Penetapan prosedur kerja yang aman
Pelaporan dan analisis kecelakaan serta near miss
Audit internal dan tinjauan manajemen secara berkala
Tanpa audit internal yang efektif, implementasi ISM Code berisiko menjadi formalitas administratif semata dan tidak memberikan dampak nyata bagi keselamatan pelayaran.
Urgensi Peran Internal Auditor dalam Penerapan ISM Code
Internal auditor memiliki fungsi strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan kepatuhan terhadap ISM Code. Auditor internal tidak hanya memeriksa dokumen, tetapi juga menilai efektivitas penerapan sistem di lapangan.
Peran internal auditor dalam konteks ISM Code mencakup:
Menilai kesesuaian Safety Management System dengan persyaratan ISM Code
Mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian dan risiko operasional
Memberikan rekomendasi perbaikan berkelanjutan
Menjadi penghubung antara manajemen darat dan awak kapal
Mendukung kesiapan perusahaan menghadapi audit eksternal
Dengan peran tersebut, internal auditor berkontribusi langsung terhadap peningkatan keselamatan, efisiensi operasional, dan reputasi perusahaan pelayaran.
Tantangan Implementasi ISM Code di Perusahaan Pelayaran
Meskipun ISM Code telah diberlakukan secara internasional, masih banyak perusahaan pelayaran yang menghadapi tantangan dalam implementasinya. Beberapa tantangan umum antara lain:
Kurangnya pemahaman personel terhadap ISM Code
Perbedaan budaya keselamatan antar awak kapal
Dokumentasi SMS yang tidak diperbarui
Audit internal yang bersifat administratif
Minimnya kompetensi auditor internal
Training internal auditor yang terstruktur dan berbasis praktik menjadi solusi strategis untuk mengatasi tantangan tersebut.
Tujuan Training Peran Internal Auditor ISM Code
Training ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sebagai auditor internal ISM Code. Tujuan utama pelatihan meliputi:
Memahami persyaratan dan filosofi ISM Code
Menguasai teknik audit internal berbasis risiko
Meningkatkan kemampuan analisis temuan audit
Menyusun laporan audit yang objektif dan konstruktif
Mendukung peningkatan berkelanjutan sistem manajemen keselamatan
Ruang Lingkup Materi Training Internal Auditor ISM Code
Materi training disusun secara komprehensif dan aplikatif agar dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja perusahaan pelayaran.
Beberapa materi utama meliputi:
Prinsip dan struktur ISM Code
Sistem Manajemen Keselamatan (SMS)
Peran dan tanggung jawab internal auditor
Teknik perencanaan audit internal
Metode pengumpulan dan verifikasi bukti audit
Penyusunan laporan audit dan tindak lanjut
Peran Internal Auditor dalam Siklus Audit ISM Code
Internal auditor terlibat dalam seluruh siklus audit, mulai dari perencanaan hingga tindak lanjut perbaikan.
Berikut tahapan peran internal auditor:
Perencanaan Audit
Menentukan ruang lingkup dan tujuan audit
Menyusun checklist audit ISM Code
Pelaksanaan Audit
Wawancara awak kapal dan manajemen
Observasi penerapan prosedur keselamatan
Verifikasi dokumen dan catatan SMS
Pelaporan Audit
Menyusun temuan ketidaksesuaian
Memberikan rekomendasi perbaikan
Tindak Lanjut
Memantau implementasi tindakan korektif
Menilai efektivitas perbaikan
Kompetensi Wajib Internal Auditor ISM Code
Seorang internal auditor ISM Code harus memiliki kombinasi kompetensi teknis dan non-teknis.
| Kompetensi | Deskripsi |
|---|---|
| Pemahaman ISM Code | Menguasai klausul dan interpretasi ISM Code |
| Audit Skill | Mampu melakukan audit sistematis dan objektif |
| Analisis Risiko | Mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko |
| Komunikasi | Menyampaikan temuan audit secara profesional |
| Etika Auditor | Menjaga independensi dan integritas |
Manfaat Training bagi Perusahaan Pelayaran
Pelaksanaan training internal auditor ISM Code memberikan manfaat signifikan, antara lain:
Meningkatkan tingkat kepatuhan terhadap regulasi maritim
Mengurangi risiko kecelakaan dan insiden laut
Meningkatkan kesiapan audit eksternal
Memperkuat budaya keselamatan perusahaan
Mendukung keberlanjutan bisnis pelayaran
Keterkaitan Training dengan Standar Maritim Lainnya
ISM Code tidak berdiri sendiri. Penerapannya sangat berkaitan dengan standar internasional lainnya seperti ISPS Code dan Maritime Labour Convention (MLC). Oleh karena itu, training ini sangat relevan sebagai bagian dari penguatan kompetensi yang terintegrasi dengan Training Internal Auditor ISM Code, ISPS dan Maritime Labour Convention (MLC) Tahun 2026 sebagai artikel pilar.
Dukungan Regulasi Pemerintah Indonesia
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan secara aktif mendorong penerapan standar keselamatan pelayaran internasional. Informasi resmi terkait keselamatan dan manajemen pelayaran dapat diakses melalui situs Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
Studi Kasus Singkat Implementasi Audit ISM Code
Dalam praktiknya, perusahaan pelayaran yang rutin melaksanakan audit internal ISM Code menunjukkan penurunan signifikan terhadap insiden keselamatan. Audit internal yang efektif mampu mengidentifikasi ketidaksesuaian sejak dini, sehingga tindakan korektif dapat segera dilakukan sebelum berdampak besar.
Strategi Meningkatkan Efektivitas Audit Internal ISM Code
Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:
Menjadwalkan audit internal secara berkala
Melibatkan auditor dengan latar belakang operasional pelayaran
Menggunakan pendekatan audit berbasis risiko
Melakukan evaluasi kompetensi auditor secara berkelanjutan
FAQ Seputar Training Internal Auditor ISM Code
1. Siapa yang perlu mengikuti training ini?
Training ini ditujukan bagi staf perusahaan pelayaran, DPA, perwira kapal, dan personel yang ditunjuk sebagai internal auditor ISM Code.
2. Apakah training ini wajib bagi perusahaan pelayaran?
Secara langsung training tidak diwajibkan, namun audit internal ISM Code merupakan kewajiban, sehingga kompetensi auditor menjadi keharusan.
3. Apa manfaat utama mengikuti training ini?
Peserta akan memahami peran audit internal secara komprehensif dan mampu meningkatkan efektivitas penerapan ISM Code.
4. Apakah training ini relevan untuk perusahaan pelayaran nasional?
Sangat relevan, karena seluruh perusahaan pelayaran berbendera Indonesia wajib mematuhi regulasi keselamatan nasional dan internasional.
Penutup
Training Peran Internal Auditor dalam Penerapan ISM Code di Perusahaan Pelayaran merupakan investasi strategis bagi perusahaan dalam menjaga keselamatan, kepatuhan regulasi, dan keberlanjutan bisnis. Auditor internal yang kompeten tidak hanya memastikan kepatuhan, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam membangun budaya keselamatan yang kuat.
Dengan mengikuti pelatihan yang tepat dan terintegrasi, perusahaan pelayaran dapat meningkatkan kualitas sistem manajemen keselamatan sekaligus memperkuat daya saing di industri maritim nasional dan global.
Tingkatkan kompetensi auditor internal perusahaan Anda, perkuat sistem manajemen keselamatan pelayaran, dan wujudkan operasional kapal yang aman, patuh, dan berkelanjutan mulai sekarang.

