Training Pilihan

Training Penyusunan Statuta Yayasan 2025

Penyusunan statuta merupakan aspek fundamental dalam pembentukan dan tata kelola yayasan. Statuta tidak hanya berfungsi sebagai dokumen hukum, tetapi juga sebagai pedoman operasional yang mengatur struktur, kewenangan, serta arah pengembangan yayasan. Dengan berkembangnya kebutuhan masyarakat dan tantangan global, penyusunan statuta yayasan yang profesional dan sesuai regulasi menjadi sangat penting.

Melalui Training Penyusunan Statuta Yayasan 2025, para pengurus, pendiri, dan pengelola yayasan akan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai konsep, regulasi, serta teknik penyusunan statuta sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004.


Apa Itu Statuta Yayasan?

Statuta yayasan merupakan dokumen hukum tertulis yang berisi aturan pokok dan dasar pengelolaan yayasan. Dalam statuta diatur mengenai:

  • Identitas yayasan (nama, domisili, dan tujuan).

  • Struktur kepengurusan (Pembina, Pengurus, Pengawas).

  • Mekanisme rapat dan pengambilan keputusan.

  • Pengelolaan aset dan sumber pendanaan.

  • Perubahan statuta dan pembubaran yayasan.

Statuta memiliki kedudukan penting karena menjadi pedoman sah dalam operasional yayasan serta menjadi syarat administratif yang wajib disahkan melalui akta notaris dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.


Mengapa Training Penyusunan Statuta Yayasan Penting di 2025?

Ada beberapa alasan mengapa training ini relevan dan mendesak untuk tahun 2025:

  1. Perubahan Regulasi: Regulasi terbaru menuntut yayasan memperbarui statuta agar selaras dengan ketentuan hukum.

  2. Akuntabilitas Publik: Masyarakat menuntut transparansi dan tata kelola yayasan yang baik.

  3. Profesionalisme Yayasan: Statuta yang jelas akan memperkuat kredibilitas yayasan di mata mitra, donatur, dan pemerintah.

  4. Efisiensi Operasional: Statuta membantu meminimalisir konflik internal dan mempertegas mekanisme kerja.

  5. Dukungan Transformasi Digital: Yayasan yang modern perlu mengadaptasi aturan internal terkait digitalisasi dan inovasi.


Tujuan Training Penyusunan Statuta Yayasan 2025

Beberapa tujuan utama dari pelatihan ini antara lain:

  • Memberikan pemahaman mendalam tentang dasar hukum yayasan di Indonesia.

  • Melatih peserta menyusun statuta sesuai peraturan perundangan.

  • Menyediakan keterampilan praktis dalam menyusun klausul statuta.

  • Meningkatkan kapasitas pengurus yayasan dalam tata kelola organisasi.

  • Mencegah potensi konflik melalui aturan internal yang jelas.

  • Memastikan yayasan dapat berjalan berkelanjutan sesuai visi misi.

  • Menyelaraskan statuta dengan praktik good governance.

  • Mendukung yayasan agar lebih dipercaya masyarakat dan mitra.

Bimtek Lainnya :  Training Pedoman AD/ART Alumni dan Tracer Study 2025

Manfaat Mengikuti Training

Peserta training akan memperoleh manfaat nyata, seperti:

  • Kepastian Hukum: Statuta sesuai dengan regulasi nasional.

  • Tata Kelola Transparan: Membantu yayasan dikelola lebih profesional.

  • Pengelolaan Keuangan Jelas: Aturan internal lebih transparan.

  • Mengurangi Risiko Konflik: Setiap wewenang pengurus lebih terdefinisi.

  • Meningkatkan Kepercayaan Mitra: Donatur dan pemerintah lebih yakin dengan kredibilitas yayasan.

  • Kesiapan Audit: Statuta mendukung akuntabilitas keuangan.

  • Efisiensi Operasional: Pengelolaan yayasan lebih terarah.

  • Keberlanjutan Program: Visi misi yayasan lebih mudah diwujudkan.


Materi Training Penyusunan Statuta Yayasan

Berikut contoh materi yang dibahas dalam training:

ModulMateri Pembahasan
Modul 1Konsep dan urgensi statuta yayasan
Modul 2Regulasi terbaru tentang yayasan di Indonesia
Modul 3Struktur organisasi yayasan dan kewenangan
Modul 4Teknik penyusunan klausul statuta
Modul 5Pengelolaan aset dan keuangan yayasan
Modul 6Perubahan statuta dan mekanisme legalisasi
Modul 7Simulasi penyusunan statuta yayasan
Modul 8Studi kasus statuta yayasan modern

Contoh Kasus Nyata: Penyusunan Statuta Yayasan Pendidikan

Sebuah yayasan pendidikan di Jawa Tengah menghadapi konflik internal akibat perbedaan pendapat antara pengurus dan pembina. Konflik ini berlarut-larut hingga menghambat operasional sekolah yang dikelola yayasan. Setelah mengikuti pelatihan penyusunan statuta, yayasan tersebut memperbaiki aturan internal, termasuk mekanisme rapat, transparansi keuangan, dan pembagian kewenangan.

Hasilnya, konflik dapat diselesaikan, yayasan kembali berjalan normal, bahkan berhasil memperluas jaringan sekolah hingga ke beberapa kabupaten.


Hubungan Training Ini dengan Perencanaan Pengembangan Yayasan

Penyusunan statuta yang baik menjadi pondasi dalam Training Penyusunan Rencana Induk Pengembangan 2025. Kedua dokumen ini saling berkaitan: statuta menjadi payung hukum, sementara rencana induk menjadi peta jalan strategis yayasan. Integrasi keduanya memastikan yayasan berjalan terarah, sah secara hukum, dan memiliki visi jangka panjang yang terukur.


Tantangan Penyusunan Statuta Yayasan

Beberapa tantangan umum yang sering dihadapi dalam penyusunan statuta:

  • Minimnya pemahaman pengurus tentang hukum yayasan.

  • Ketidakjelasan pembagian kewenangan antara pengurus, pembina, dan pengawas.

  • Kurangnya transparansi dalam pengelolaan aset.

  • Perubahan regulasi yang membutuhkan penyesuaian statuta.

  • Konflik kepentingan antar pemangku kepentingan.

Bimtek Lainnya :  Training Interpreting Tahun 2025-2026

Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?

Pelatihan ini cocok untuk berbagai kalangan, antara lain:

  • Pendiri yayasan baru.

  • Pengurus yayasan pendidikan, sosial, maupun kesehatan.

  • Notaris dan konsultan hukum.

  • Pengawas yayasan.

  • Akademisi dan peneliti bidang hukum dan organisasi nirlaba.


Dukungan Regulasi dari Pemerintah

Penyusunan statuta yayasan diatur dalam Undang-Undang Yayasan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.


FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan statuta yayasan?
Statuta yayasan adalah dokumen hukum yang mengatur dasar, struktur, dan mekanisme pengelolaan yayasan.

2. Apakah statuta wajib dibuat dalam bentuk akta notaris?
Ya, statuta harus dibuat dalam akta notaris dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

3. Apakah statuta dapat diubah?
Ya, statuta dapat diubah sesuai kebutuhan yayasan dengan mekanisme rapat pembina dan akta perubahan notaris.

4. Apakah training ini hanya untuk yayasan baru?
Tidak. Training juga penting untuk yayasan lama yang ingin memperbarui atau menyesuaikan statuta sesuai regulasi terbaru.


Kesimpulan

Training Penyusunan Statuta Yayasan 2025 adalah investasi penting bagi pendiri dan pengelola yayasan untuk memperkuat tata kelola organisasi. Dengan statuta yang jelas, yayasan dapat lebih profesional, akuntabel, dan dipercaya oleh publik serta mitra.

Segera ikuti pelatihan ini untuk memastikan yayasan Anda memiliki dasar hukum yang kuat, tata kelola yang transparan, dan arah pengembangan yang berkelanjutan.


Bangun yayasan Anda lebih profesional, sah secara hukum, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan mengikuti Training Penyusunan Statuta Yayasan 2025.

author-avatar

Tentang EDUKASINDO

SENTRA MEDIA EDUKASINDO merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendampingan kurikulum pendidikan yang disesuaikan dengan kemajuan di bidang pendidikan dan telekomunikasi. Kami melayani individu yang menjadi bagian dari suatu organisasi, baik sebagai karyawan maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan SDM di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *