- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Training Meningkatkan Standar Keamanan Pangan dengan Pelatihan ISO 22000:2018

Di era globalisasi, rantai pasok makanan semakin kompleks. Produk pangan tidak hanya diproduksi secara lokal, tetapi juga melibatkan berbagai negara dan teknologi modern. Tantangan utama yang muncul adalah menjamin keamanan pangan dari hulu ke hilir.
Kasus kontaminasi pangan, penggunaan bahan kimia berlebihan, hingga pelabelan yang tidak transparan menjadi isu serius yang dapat merugikan konsumen dan menurunkan reputasi produsen. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan standar internasional yang dapat dipercaya, salah satunya adalah ISO 22000:2018.
Apa Itu ISO 22000:2018?
ISO 22000:2018 adalah standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Keamanan Pangan (Food Safety Management System/FSMS). Standar ini mengintegrasikan prinsip HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) dengan pendekatan manajemen ISO, sehingga lebih komprehensif.
Beberapa poin penting dalam ISO 22000:2018 antara lain:
Menekankan komunikasi interaktif di sepanjang rantai pangan.
Menerapkan sistem manajemen berbasis risiko.
Memastikan keamanan pangan sejak produksi, distribusi, hingga konsumsi.
Mengintegrasikan persyaratan hukum dengan kebutuhan pasar global.
Perbedaan Utama ISO 22000:2005 dan ISO 22000:2018
Banyak perusahaan yang sebelumnya sudah menggunakan versi lama (2005). Namun, versi terbaru 2018 menghadirkan beberapa perubahan signifikan.
| Aspek | ISO 22000:2005 | ISO 22000:2018 |
|---|---|---|
| Struktur | Tidak berbasis Annex SL | Menggunakan Annex SL untuk keselarasan dengan standar ISO lain |
| Pendekatan Risiko | Fokus pada HACCP | Mengintegrasikan HACCP + Risk-Based Thinking |
| Konteks Organisasi | Belum ditekankan | Ditekankan untuk memahami faktor internal & eksternal |
| Kepemimpinan | Manajemen puncak terlibat terbatas | Manajemen puncak lebih aktif dalam pengawasan |
| Dokumentasi | Lebih fleksibel | Lebih sistematis & terukur |
Manfaat Pelatihan ISO 22000:2018
Mengikuti pelatihan ISO 22000:2018 memberikan manfaat besar, baik bagi organisasi maupun konsumen.
Bagi Organisasi
Meningkatkan reputasi dan kepercayaan pasar.
Memudahkan penetrasi ke pasar internasional.
Efisiensi operasional dengan sistem kerja yang terstruktur.
Memenuhi regulasi pemerintah terkait keamanan pangan.
Bagi Konsumen
Mendapatkan produk yang aman dikonsumsi.
Perlindungan dari risiko keracunan dan kontaminasi.
Transparansi informasi produk yang lebih jelas.
Materi yang Dipelajari dalam Pelatihan ISO 22000:2018
Pelatihan ISO 22000:2018 biasanya mencakup topik berikut:
Pengenalan konsep dasar keamanan pangan.
Pemahaman standar ISO 22000:2018 dan persyaratannya.
Analisis risiko dan penerapan HACCP.
Teknik audit internal sistem manajemen pangan.
Penyusunan dokumentasi dan catatan sistem keamanan pangan.
Studi kasus implementasi di berbagai sektor industri.
Daftar ini membantu peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.
Studi Kasus: Implementasi di Industri Makanan
Sebuah perusahaan makanan olahan di Indonesia memutuskan mengikuti pelatihan ISO 22000:2018. Sebelum menerapkan standar ini, perusahaan kerap mendapat komplain konsumen terkait kualitas dan keamanan produk.
Setelah mengikuti pelatihan dan menerapkan sistem manajemen keamanan pangan:
Tingkat pengaduan konsumen turun hingga 70%.
Produk berhasil masuk pasar ekspor ke Asia Tenggara.
Reputasi perusahaan meningkat, didukung sertifikasi ISO 22000:2018 yang diverifikasi pihak ketiga.
Hubungan ISO 22000:2018 dengan Regulasi Nasional
Di Indonesia, pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Pertanian menetapkan berbagai regulasi terkait keamanan pangan.
Dengan mengadopsi ISO 22000:2018, perusahaan akan lebih mudah mematuhi peraturan nasional sekaligus memenuhi standar global. Hal ini membuat produk lebih kompetitif dan dapat diterima di pasar internasional.
Tantangan dalam Implementasi ISO 22000:2018
Meski bermanfaat, penerapan ISO 22000:2018 memiliki beberapa tantangan, antara lain:
Kurangnya pemahaman internal – karyawan belum terbiasa dengan sistem manajemen berbasis ISO.
Biaya implementasi – investasi awal untuk pelatihan, sertifikasi, dan infrastruktur.
Konsistensi pelaksanaan – membutuhkan komitmen jangka panjang dari manajemen puncak.
Solusi dari tantangan tersebut adalah melalui pelatihan ISO 22000:2018 yang komprehensif, melibatkan seluruh lapisan organisasi.
Integrasi ISO 22000:2018 dengan Standar Lain
ISO 22000:2018 dapat diintegrasikan dengan standar lain seperti:
ISO 9001 (Manajemen Mutu)
ISO 14001 (Manajemen Lingkungan)
ISO 45001 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
Integrasi ini membantu perusahaan memiliki sistem manajemen yang lebih efisien, menyeluruh, dan berdaya saing tinggi.
FAQ
1. Apakah ISO 22000:2018 wajib bagi semua perusahaan makanan?
Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan agar produk dapat bersaing di pasar global.
2. Berapa lama proses sertifikasi ISO 22000:2018?
Umumnya memakan waktu 6–12 bulan, tergantung kesiapan organisasi.
3. Apakah pelatihan ini hanya untuk perusahaan besar?
Tidak. UMKM juga sangat dianjurkan mengikuti agar produk mereka lebih terpercaya.
4. Apakah ISO 22000:2018 sama dengan HACCP?
Tidak sama. HACCP adalah bagian dari ISO 22000, sedangkan ISO 22000 mencakup sistem manajemen yang lebih luas.
Kesimpulan
ISO 22000:2018 adalah standar internasional yang membantu perusahaan pangan menjaga keamanan produk dari hulu ke hilir. Dengan mengikuti pelatihan, organisasi dapat meningkatkan kredibilitas, memperluas pasar, dan memenuhi regulasi nasional maupun internasional.
Tingkatkan daya saing produk pangan Anda dengan memahami ISO 22000:2018 secara komprehensif, wujudkan sistem manajemen keamanan pangan yang berkelas dunia, dan jadikan organisasi Anda lebih dipercaya konsumen maupun investor.

