Training Lainnya

Training Management Risiko BUMN (Permen No. 2/2023)

Pengelolaan risiko di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan meningkatkan tata kelola perusahaan. Dengan kompleksitas bisnis dan peran strategis BUMN bagi perekonomian nasional, risiko yang muncul tidak hanya berdampak pada profitabilitas perusahaan, tetapi juga pada stabilitas sosial dan keuangan negara.

Pemerintah telah menetapkan Peraturan Menteri BUMN Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai acuan utama bagi seluruh BUMN, termasuk aspek manajemen risiko. Oleh karena itu, penyelenggaraan Training Management Risiko BUMN menjadi sangat relevan untuk memastikan pemahaman dan penerapan regulasi ini berjalan efektif.

Artikel ini akan membahas secara detail mengenai urgensi, materi, manfaat, serta implementasi training manajemen risiko sesuai dengan Permen No. 2/2023, termasuk keterkaitan dengan regulasi nasional serta strategi penerapannya di BUMN.


Latar Belakang Permen No. 2/2023

Permen BUMN Nomor 2 Tahun 2023 merupakan regulasi yang memperkuat prinsip Good Corporate Governance (GCG) dengan menekankan:

  1. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMN.

  2. Implementasi sistem pengendalian internal yang efektif.

  3. Penerapan manajemen risiko secara menyeluruh dan terintegrasi.

  4. Penguatan fungsi kepatuhan serta integritas organisasi.

Dengan aturan ini, setiap BUMN wajib menerapkan kerangka kerja manajemen risiko yang sesuai standar internasional serta disesuaikan dengan konteks bisnis masing-masing perusahaan.


Mengapa Training Management Risiko BUMN Diperlukan?

BUMN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Tanpa manajemen risiko yang baik, berbagai ancaman bisa berdampak pada kinerja perusahaan sekaligus menimbulkan risiko sistemik bagi negara.

Manfaat Training Management Risiko bagi BUMN:

  • Meningkatkan pemahaman regulasi Permen No. 2/2023.

  • Membekali karyawan dengan keterampilan identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko.

  • Menjamin penerapan manajemen risiko yang konsisten di seluruh unit kerja.

  • Meningkatkan tata kelola perusahaan sesuai prinsip GCG.

  • Mengurangi potensi kerugian akibat risiko finansial, operasional, atau reputasi.

Bimtek Lainnya :  Training Statistik Dasar & Terapan: Aplikasi Statistik di Riset, Bisnis, dan Pemerintahan 2025

Ruang Lingkup Training Management Risiko BUMN

Pelatihan manajemen risiko untuk BUMN mencakup berbagai topik strategis:

  • Pengenalan Permen No. 2/2023
    Pemahaman mendalam tentang regulasi, kewajiban, dan peran manajemen risiko di BUMN.

  • Kerangka Manajemen Risiko Terintegrasi
    Prinsip, metodologi, dan standar internasional (misalnya ISO 31000).

  • Identifikasi Risiko Strategis BUMN
    Termasuk risiko keuangan, hukum, operasional, hingga risiko reputasi.

  • Analisis dan Evaluasi Risiko
    Mengukur tingkat kemungkinan dan dampak dari risiko yang muncul.

  • Strategi Mitigasi dan Kontrol Risiko
    Menentukan kebijakan serta prosedur untuk mengurangi dampak risiko.

  • Monitoring dan Evaluasi
    Menyusun laporan, audit risiko, serta peninjauan berkala.


Jenis Risiko yang Dihadapi BUMN

Berikut beberapa risiko utama yang sering dihadapi BUMN:

  • Risiko Keuangan: fluktuasi nilai tukar, inflasi, atau kredit bermasalah.

  • Risiko Operasional: gangguan rantai pasok, kegagalan sistem, human error.

  • Risiko Reputasi: isu publik, kasus hukum, krisis komunikasi.

  • Risiko Hukum dan Regulasi: ketidakpatuhan terhadap peraturan pemerintah.

  • Risiko Strategis: perubahan kebijakan nasional, kompetisi global, teknologi baru.


Tabel Perbandingan Sebelum dan Sesudah Penerapan Manajemen Risiko

AspekSebelum Training Risiko BUMNSesudah Training Risiko BUMN
KepatuhanTidak konsistenSesuai Permen No. 2/2023
Tata KelolaLemah dan reaktifProaktif dan terstruktur
Mitigasi RisikoAd-hocSistematis & berkelanjutan
Kepercayaan PublikRendahTinggi & kredibel

Strategi Implementasi Manajemen Risiko di BUMN

Training ini membekali peserta dengan strategi implementasi nyata, antara lain:

  1. Membentuk Komite Manajemen Risiko di tingkat direksi.

  2. Menerapkan Risk Register sebagai basis identifikasi risiko.

  3. Menyusun Risk Appetite dan Risk Tolerance yang sesuai dengan strategi bisnis.

  4. Mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam perencanaan bisnis.

  5. Melakukan evaluasi berkala sesuai standar Permen No. 2/2023.


Relevansi Training dengan Kebijakan Pemerintah

Kebijakan manajemen risiko di BUMN sejalan dengan arahan Kementerian BUMN dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengakses laman resmi Kementerian BUMN Republik Indonesia.

Bimtek Lainnya :  Training Checklist Audit Internal Terintegrasi ISM, ISPS, dan MLC

Hubungan Training Ini dengan Program Lain

Selain Training Management Risiko BUMN, organisasi juga disarankan mengikuti pelatihan terkait seperti:


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah semua BUMN wajib mengikuti Training Management Risiko sesuai Permen No. 2/2023?
Ya, karena regulasi tersebut mengatur standar GCG yang wajib diterapkan di seluruh BUMN.

2. Siapa saja yang sebaiknya mengikuti pelatihan ini?
Direksi, manajer risiko, auditor internal, tim kepatuhan, serta staf yang terlibat dalam pengelolaan risiko.

3. Apa bedanya manajemen risiko di BUMN dengan perusahaan swasta?
BUMN memiliki tanggung jawab ganda: menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus mendukung kepentingan publik.

4. Apakah sertifikasi pelatihan ini diakui secara resmi?
Ya, penyelenggara training biasanya memberikan sertifikat yang dapat mendukung implementasi regulasi dan pengembangan kompetensi SDM.


Penutup

Dengan mengikuti Training Management Risiko BUMN (Permen No. 2/2023), perusahaan dapat meningkatkan tata kelola, mengurangi potensi kerugian, serta memperkuat kepercayaan publik. Penerapan manajemen risiko yang sistematis akan menjadikan BUMN lebih adaptif, transparan, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan global.

Segera bergabung dengan program pelatihan ini dan wujudkan BUMN yang lebih kuat, profesional, dan terpercaya.

author-avatar

Tentang EDUKASINDO

SENTRA MEDIA EDUKASINDO merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendampingan kurikulum pendidikan yang disesuaikan dengan kemajuan di bidang pendidikan dan telekomunikasi. Kami melayani individu yang menjadi bagian dari suatu organisasi, baik sebagai karyawan maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan SDM di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *