- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Training Internal Auditor ISM Code, ISPS dan Maritime Labour Convention (MLC) Tahun 2026

Training Internal Auditor ISM Code, ISPS dan Maritime Labour Convention (MLC) Tahun 2026
Industri maritim merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki tingkat risiko tinggi, baik dari aspek keselamatan pelayaran, keamanan kapal dan pelabuhan, maupun perlindungan hak dan kesejahteraan pelaut. Untuk menjamin operasional yang aman, tertib, dan berkelanjutan, berbagai regulasi internasional telah diberlakukan, di antaranya International Safety Management (ISM) Code, International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code, serta Maritime Labour Convention (MLC).
Penerapan ketiga regulasi tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi menuntut implementasi sistem manajemen yang konsisten, terdokumentasi, dan diaudit secara berkala. Di sinilah peran internal auditor menjadi sangat penting. Training Internal Auditor ISM Code, ISPS dan Maritime Labour Convention (MLC) Tahun 2026 dirancang untuk membekali SDM maritim dengan kompetensi audit internal yang terintegrasi, profesional, dan sesuai standar internasional.
Artikel ini disusun sebagai artikel pilar yang membahas secara komprehensif konsep, regulasi, peran auditor internal, metodologi audit, hingga praktik terbaik penerapan ISM Code, ISPS Code, dan MLC di perusahaan pelayaran dan fasilitas pelabuhan.
Latar Belakang Pentingnya Audit Internal di Sektor Maritim
Audit internal merupakan instrumen penting dalam sistem manajemen keselamatan, keamanan, dan ketenagakerjaan maritim. Audit yang dilakukan secara objektif dan sistematis membantu organisasi memastikan bahwa seluruh kebijakan dan prosedur telah diterapkan secara efektif serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Tanpa audit internal yang memadai, perusahaan pelayaran dan pengelola fasilitas pelabuhan berisiko menghadapi:
Ketidaksesuaian terhadap regulasi internasional
Temuan mayor saat audit eksternal atau inspeksi negara pelabuhan
Peningkatan kecelakaan kerja dan insiden keselamatan
Pelanggaran hak dan kesejahteraan awak kapal
Sanksi administratif hingga penahanan kapal
Oleh karena itu, training internal auditor menjadi kebutuhan strategis dalam membangun budaya keselamatan dan kepatuhan di sektor maritim.
Gambaran Umum ISM Code, ISPS Code, dan MLC
Ketiga regulasi ini memiliki fokus yang berbeda namun saling berkaitan dalam menciptakan sistem maritim yang aman dan berkelanjutan.
ISM Code berfokus pada keselamatan kapal dan pencegahan pencemaran. ISPS Code menitikberatkan pada keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan dari ancaman keamanan. Sementara itu, MLC mengatur hak dan kondisi kerja pelaut.
Ketiganya menjadi standar wajib yang harus dipatuhi oleh perusahaan pelayaran dan negara anggota International Maritime Organization (IMO) serta International Labour Organization (ILO).
International Safety Management (ISM) Code dan Sistem Manajemen Keselamatan
ISM Code mengharuskan perusahaan pelayaran menerapkan Safety Management System (SMS) yang terdokumentasi dan dijalankan secara konsisten. Tujuan utama ISM Code adalah menjamin keselamatan pelayaran, mencegah cedera manusia, serta melindungi lingkungan laut.
Elemen utama dalam ISM Code meliputi:
Kebijakan keselamatan dan perlindungan lingkungan
Tanggung jawab dan wewenang manajemen
Prosedur operasi kapal yang aman
Kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat
Pelaporan dan analisis ketidaksesuaian
Audit internal dan tinjauan manajemen
Internal auditor berperan memastikan bahwa setiap elemen tersebut diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code dan Keamanan Maritim
ISPS Code diterapkan untuk mencegah ancaman keamanan terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan, seperti terorisme, penyelundupan, dan sabotase. Regulasi ini menuntut adanya sistem manajemen keamanan yang berbasis risiko.
Komponen penting ISPS Code antara lain:
Penilaian keamanan kapal dan pelabuhan
Rencana keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan
Penunjukan petugas keamanan
Pelatihan dan latihan keamanan
Audit dan evaluasi sistem keamanan
Audit internal ISPS membantu memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi berbagai potensi ancaman keamanan.
Maritime Labour Convention (MLC) dan Perlindungan Hak Pelaut
Maritime Labour Convention sering disebut sebagai “Bill of Rights” bagi pelaut. MLC mengatur berbagai aspek ketenagakerjaan di kapal, mulai dari kondisi kerja hingga kesejahteraan awak kapal.
Ruang lingkup MLC mencakup:
Persyaratan minimum untuk bekerja di kapal
Kondisi kerja dan akomodasi
Kesehatan, keselamatan, dan perlindungan sosial
Sistem pengaduan pelaut
Inspeksi dan sertifikasi kapal
Internal auditor MLC bertugas memastikan bahwa hak-hak pelaut dipenuhi dan terdokumentasi dengan baik.
Peran Strategis Internal Auditor Maritim
Internal auditor bukan sekadar pemeriksa dokumen, melainkan mitra strategis manajemen dalam meningkatkan kinerja sistem. Peran utama internal auditor meliputi:
Menilai kesesuaian sistem dengan regulasi
Mengidentifikasi risiko dan kelemahan sistem
Memberikan rekomendasi perbaikan
Mendorong perbaikan berkelanjutan
Menyiapkan organisasi menghadapi audit eksternal
Dengan kompetensi yang tepat, auditor internal mampu menjadi agen perubahan dalam organisasi maritim.
Kompetensi yang Harus Dimiliki Internal Auditor ISM, ISPS, dan MLC
Training Internal Auditor ISM Code, ISPS dan MLC Tahun 2026 dirancang untuk membangun kompetensi utama auditor, antara lain:
Pemahaman mendalam regulasi internasional
Teknik audit berbasis risiko
Kemampuan analisis dan komunikasi
Penyusunan laporan audit yang efektif
Etika dan independensi auditor
Kompetensi ini menjadi fondasi dalam melaksanakan audit yang objektif dan bernilai tambah.
Metodologi Audit Internal Terintegrasi
Audit internal yang efektif harus dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Metodologi audit yang dibahas dalam training meliputi:
Perencanaan audit
Penyusunan checklist audit
Pelaksanaan audit lapangan
Identifikasi temuan dan ketidaksesuaian
Penyusunan laporan audit
Tindak lanjut hasil audit
Pendekatan terintegrasi memungkinkan auditor menilai kesesuaian ISM, ISPS, dan MLC secara bersamaan tanpa tumpang tindih.
Contoh Checklist Audit Internal Terintegrasi
| Aspek Audit | ISM Code | ISPS Code | MLC |
|---|---|---|---|
| Kebijakan | Ya | Ya | Ya |
| Prosedur Operasi | Ya | Tidak | Tidak |
| Keamanan | Tidak | Ya | Tidak |
| Kondisi Kerja | Tidak | Tidak | Ya |
| Audit Internal | Ya | Ya | Ya |
Tabel ini menggambarkan bagaimana audit terintegrasi membantu efisiensi dan efektivitas pengawasan.
Tantangan Implementasi Audit Internal di Perusahaan Pelayaran
Beberapa tantangan umum yang dihadapi antara lain:
Keterbatasan auditor bersertifikat
Kurangnya pemahaman awak kapal
Dokumentasi yang tidak konsisten
Tekanan operasional dan jadwal pelayaran
Resistensi terhadap perubahan
Training ini membekali peserta dengan strategi praktis untuk mengatasi tantangan tersebut.
Contoh Kasus Nyata Audit Internal Maritim
Sebuah perusahaan pelayaran mengalami penahanan kapal akibat temuan MLC terkait kondisi akomodasi awak kapal. Audit internal sebelumnya tidak mendeteksi ketidaksesuaian tersebut karena kurangnya kompetensi auditor.
Setelah mengikuti training internal auditor terintegrasi, perusahaan melakukan:
Peningkatan kompetensi auditor internal
Revisi checklist audit MLC
Audit ulang seluruh armada
Perbaikan fasilitas dan prosedur
Hasilnya, perusahaan berhasil lolos inspeksi berikutnya tanpa temuan mayor dan meningkatkan kepuasan awak kapal.
Manfaat Strategis Mengikuti Training Internal Auditor Maritim
Manfaat yang diperoleh antara lain:
Peningkatan kepatuhan terhadap regulasi internasional
Penurunan risiko temuan audit eksternal
Peningkatan keselamatan dan keamanan operasional
Perlindungan hak dan kesejahteraan pelaut
Penguatan reputasi perusahaan pelayaran
Integrasi Audit Internal dengan Sistem Manajemen Perusahaan
Audit internal harus menjadi bagian dari sistem manajemen perusahaan yang berkelanjutan. Integrasi ini mencakup:
Dukungan manajemen puncak
Tindak lanjut hasil audit
Evaluasi berkala sistem
Peningkatan berkelanjutan
Dengan pendekatan ini, audit internal tidak hanya bersifat kepatuhan, tetapi juga strategis.
FAQ
Apa tujuan utama training internal auditor ISM, ISPS, dan MLC?
Untuk meningkatkan kompetensi auditor dalam memastikan kepatuhan, keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan pelaut.
Siapa yang perlu mengikuti training ini?
Internal auditor, perwira kapal, staf manajemen keselamatan, keamanan, dan SDM maritim.
Apakah training ini mencakup audit terintegrasi?
Ya, mencakup metodologi audit ISM, ISPS, dan MLC secara terintegrasi.
Apakah tersedia studi kasus nyata?
Ya, disertai contoh kasus dan simulasi audit.
Apa manfaat jangka panjang bagi perusahaan?
Meningkatkan kepatuhan, mengurangi risiko sanksi, dan memperkuat reputasi internasional.
Apakah training ini relevan untuk tahun 2026?
Sangat relevan karena menyesuaikan perkembangan regulasi dan praktik audit terbaru.
Training Terkait
Training Peran Internal Auditor dalam Penerapan ISM Code di Perusahaan Pelayaran
Training Strategi Audit Internal ISPS Code untuk Keamanan Kapal dan Pelabuhan
Training Implementasi Audit MLC untuk Perlindungan Hak Pelaut
Training Checklist Audit Internal Terintegrasi ISM, ISPS, dan MLC
Training Kesalahan Umum dalam Audit Internal Maritim dan Cara Menghindarinya
Tingkatkan kompetensi auditor internal, perkuat kepatuhan internasional, dan bangun sistem keselamatan serta kesejahteraan maritim yang berkelanjutan melalui training internal auditor ISM Code, ISPS, dan Maritime Labour Convention Tahun 2026.

