- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Training Implementasi Core Values “BerAKHLAK” dalam Lingkungan Kerja

Dalam era perubahan organisasi dan birokrasi yang semakin dinamis, nilai-nilai dasar dalam bekerja menjadi fondasi penting bagi setiap pegawai, baik di sektor publik maupun swasta. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) telah mencanangkan Core Values ASN “BerAKHLAK” sebagai pedoman perilaku utama bagi seluruh aparatur negara.
BerAKHLAK bukan sekadar slogan. Ia merupakan panduan sikap profesional dan moralitas kerja yang dirancang agar seluruh aparatur memiliki integritas tinggi, orientasi pelayanan publik, serta semangat kolaboratif lintas sektor. Untuk itulah diselenggarakan Training Implementasi Core Values “BerAKHLAK” dalam Lingkungan Kerja — sebuah pelatihan yang bertujuan menginternalisasikan nilai-nilai tersebut ke dalam budaya organisasi.
Pelatihan ini sangat relevan bagi instansi pemerintah, BUMN, maupun lembaga swasta yang ingin memperkuat etos kerja, budaya pelayanan, dan profesionalisme SDM.
Apa Itu Core Values BerAKHLAK?
Core Values BerAKHLAK merupakan akronim dari tujuh nilai utama yang ditetapkan oleh Kementerian PANRB. Nilai-nilai tersebut diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tahun 2021 dan diatur dalam berbagai kebijakan penguatan budaya kerja ASN.
Berikut penjabaran nilai-nilai BerAKHLAK:
| Huruf | Nilai Utama | Makna dan Penerapan di Tempat Kerja |
|---|---|---|
| B | Berorientasi Pelayanan | Fokus pada kebutuhan masyarakat dan pelanggan internal-eksternal. |
| A | Akuntabel | Bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan. |
| K | Kompeten | Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas diri. |
| H | Harmonis | Saling peduli dan menghargai perbedaan. |
| L | Loyal | Menjaga kehormatan dan nama baik institusi. |
| A | Adaptif | Terbuka terhadap perubahan dan inovasi. |
| K | Kolaboratif | Mendorong kerja sama lintas sektor dan profesi. |
Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi utama dalam membentuk budaya kerja unggul yang berorientasi pada pelayanan publik dan pencapaian kinerja berkelanjutan.
Sumber resmi: Kementerian PANRB – Core Values ASN BerAKHLAK.
Tujuan Training Implementasi Core Values “BerAKHLAK”
Program pelatihan ini dirancang untuk mencapai tujuan-tujuan strategis berikut:
Menginternalisasikan nilai-nilai BerAKHLAK ke dalam perilaku kerja sehari-hari.
Menumbuhkan kesadaran moral dan profesionalisme di lingkungan kerja.
Membangun budaya kerja positif yang mendorong pelayanan prima.
Mengembangkan kepemimpinan berbasis nilai untuk memperkuat integritas organisasi.
Mendorong kolaborasi antarunit kerja agar tercipta sinergi dalam mencapai visi misi lembaga.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung agenda reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola organisasi di Indonesia.
Manfaat Mengikuti Training BerAKHLAK
Peserta yang mengikuti pelatihan ini akan memperoleh manfaat langsung dan jangka panjang:
Manfaat Individu:
Memahami makna dan penerapan nilai-nilai BerAKHLAK.
Meningkatkan etos kerja, integritas, dan profesionalisme pribadi.
Memiliki kesadaran untuk melayani dan berinovasi.
Terlatih dalam komunikasi dan kolaborasi lintas fungsi.
Manfaat Organisasi:
Terbangunnya budaya kerja yang harmonis dan berorientasi hasil.
Peningkatan kepuasan publik atau pelanggan internal.
Penguatan brand dan reputasi lembaga.
Terciptanya lingkungan kerja yang adaptif terhadap perubahan.
Sasaran Peserta Pelatihan
Pelatihan ini ditujukan bagi:
ASN di kementerian/lembaga/pemerintah daerah.
Pegawai BUMN dan BUMD.
Tim HRD dan pengembang budaya organisasi.
Pimpinan unit kerja dan pejabat struktural.
Karyawan swasta yang ingin membangun budaya kerja etis dan produktif.
Ruang Lingkup Materi Pelatihan BerAKHLAK
Materi pelatihan disusun untuk memastikan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga menguasai penerapannya secara praktis.
| Modul | Topik Pembahasan | Tujuan Pembelajaran |
|---|---|---|
| 1 | Pengantar Core Values ASN | Menjelaskan konsep dasar dan urgensi nilai BerAKHLAK. |
| 2 | Pemahaman 7 Nilai BerAKHLAK | Mendalami setiap nilai dengan contoh kasus nyata. |
| 3 | Strategi Implementasi di Lingkungan Kerja | Menyusun langkah implementasi sesuai karakter organisasi. |
| 4 | Penerapan Kepemimpinan BerAKHLAK | Mengasah kemampuan kepemimpinan berbasis nilai. |
| 5 | Evaluasi dan Penguatan Budaya Kerja | Membuat rencana tindak lanjut dan sistem monitoring. |
Strategi Implementasi Core Values BerAKHLAK di Tempat Kerja
Penerapan nilai-nilai ini tidak bisa hanya dilakukan secara simbolik, tetapi harus diintegrasikan ke dalam sistem kerja dan manajemen SDM.
Beberapa langkah strategis yang dapat diambil organisasi:
Sosialisasi dan edukasi internal melalui pelatihan dan kampanye budaya kerja.
Integrasi nilai-nilai BerAKHLAK dalam SOP, KPI, dan penilaian kinerja.
Memberikan keteladanan oleh pimpinan (lead by example).
Membangun sistem penghargaan (reward) bagi pegawai yang berperilaku sesuai nilai.
Menerapkan komunikasi dua arah yang transparan dan terbuka.
Melibatkan pegawai dalam inovasi dan kegiatan kolaboratif lintas bidang.
Contoh Penerapan Nyata di Organisasi
Berorientasi Pelayanan: Menyediakan kanal pengaduan publik berbasis digital yang cepat tanggap.
Akuntabel: Laporan kinerja dan keuangan transparan serta dapat diakses publik.
Kompeten: Menyelenggarakan pelatihan rutin untuk peningkatan kapasitas pegawai.
Harmonis: Membangun forum komunikasi internal lintas generasi dan budaya.
Loyal: Menjaga rahasia institusi serta mendukung kebijakan organisasi.
Adaptif: Menggunakan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.
Kolaboratif: Mengembangkan kerja sama dengan stakeholder eksternal dan antarinstansi.
Keterkaitan Training Ini dengan Program HRD Lainnya
Pelatihan ini dapat dikombinasikan dengan program pengembangan SDM lainnya untuk hasil yang lebih komprehensif, seperti:
Training Membangun Budaya Kerja Positif dan Berintegritas 2025
Training Performance Management System (PMS) & Key Performance Indicator (KPI)
Dengan mengikuti pelatihan-pelatihan tersebut, peserta dapat memperluas wawasan dan memperkuat implementasi nilai-nilai BerAKHLAK secara berkelanjutan.
Hubungan Training Ini dengan Reformasi Birokrasi Nasional
Implementasi nilai BerAKHLAK sejalan dengan kebijakan Reformasi Birokrasi Nasional yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan akuntabilitas lembaga pemerintah.
Melalui pelatihan ini, organisasi turut berkontribusi dalam membentuk aparatur yang berintegritas, profesional, dan berorientasi hasil, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden tentang penguatan nilai dasar ASN.
Tantangan Implementasi Core Values BerAKHLAK
Dalam praktiknya, ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi:
Kurangnya komitmen pimpinan dalam memberi teladan.
Budaya lama yang belum siap berubah.
Keterbatasan sistem monitoring nilai-nilai organisasi.
Perbedaan generasi dalam memahami nilai BerAKHLAK.
Untuk mengatasi hal tersebut, pelatihan ini memberikan pendekatan berbasis human resource development yang memadukan teori, studi kasus, serta coaching session agar peserta mampu membawa perubahan nyata di unit kerjanya.
Hasil yang Diharapkan Setelah Pelatihan
Peningkatan pemahaman dan komitmen terhadap nilai-nilai BerAKHLAK.
Terbentuknya budaya kerja positif dan harmonis.
Penguatan peran pimpinan sebagai role model budaya organisasi.
Tersusunnya action plan implementasi BerAKHLAK di instansi masing-masing.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa tujuan utama pelatihan implementasi Core Values BerAKHLAK?
Tujuannya adalah menanamkan nilai dasar ASN agar tercipta budaya kerja profesional, akuntabel, dan berorientasi pelayanan.
2. Siapa yang sebaiknya mengikuti pelatihan ini?
ASN, pegawai BUMN, pejabat struktural, HRD, dan semua pihak yang ingin memperkuat budaya kerja positif.
3. Apakah pelatihan ini sesuai dengan kebijakan pemerintah?
Ya, pelatihan ini sesuai dengan kebijakan resmi Kementerian PANRB dalam penguatan nilai ASN BerAKHLAK.
4. Bagaimana hasil implementasi nilai BerAKHLAK dapat diukur?
Melalui evaluasi perilaku kerja, survei kepuasan internal, serta integrasi nilai dalam indikator kinerja pegawai.
Penutup
Nilai-nilai BerAKHLAK adalah pondasi penting dalam menciptakan birokrasi dan lingkungan kerja yang profesional, melayani, serta responsif terhadap perubahan zaman. Melalui Training Implementasi Core Values “BerAKHLAK” dalam Lingkungan Kerja, setiap peserta diajak untuk menumbuhkan kesadaran, membangun budaya positif, dan mewujudkan organisasi yang berintegritas serta unggul.
Bangun budaya kerja unggul dan pelayanan prima melalui pelatihan ini — jadilah agen perubahan yang menanamkan nilai BerAKHLAK di setiap langkah kerja Anda.

