- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027
Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027
Pelajari Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain 2026–2027 untuk mengidentifikasi risiko, memperkuat mitigasi, dan meningkatkan ketahanan rantai pasok.
Deskripsi
Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027 merupakan program bimbingan teknis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan memitigasi berbagai risiko yang muncul dalam proses procurement dan supply chain management. Kompleksitas rantai pasok, perubahan harga, ketidakpastian pasokan, ketergantungan terhadap supplier, gangguan logistik, serta risiko kontrak membuat organisasi membutuhkan sistem manajemen risiko yang terstruktur dan terintegrasi.
Dalam proses procurement, risiko dapat muncul sejak tahap perencanaan kebutuhan, pemilihan supplier, negosiasi, pengadaan, hingga pelaksanaan kontrak. Sementara dalam supply chain, risiko dapat berasal dari keterlambatan bahan baku, gangguan transportasi, perubahan permintaan, kualitas produk, kondisi supplier, hingga faktor eksternal. Melalui Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain 2026–2027, peserta akan memahami pendekatan sistematis untuk mengelola risiko tersebut dan meningkatkan ketahanan rantai pasok.
Materi bimtek mencakup konsep dasar Procurement Risk Management dan Supply Chain Risk Management, identifikasi sumber risiko, risk assessment, risk mapping, serta penentuan prioritas risiko. Peserta akan mempelajari bagaimana menggunakan pendekatan probability dan impact untuk menentukan tingkat risiko serta menetapkan tindakan mitigasi yang sesuai.
Selain itu, Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027 membahas risiko supplier, risiko harga, risiko kualitas, risiko keterlambatan, risiko kontrak, risiko kepatuhan, risiko fraud, serta risiko operasional. Peserta akan mempelajari teknik supplier risk assessment dan evaluasi tingkat ketergantungan terhadap supplier tertentu.
Aspek Supply Chain Resilience juga menjadi bagian penting dalam pelatihan. Peserta akan memahami strategi menghadapi gangguan pasokan melalui supplier diversification, dual sourcing, safety stock, contingency planning, business continuity, dan pengembangan alternatif sumber pasokan. Pendekatan tersebut dapat membantu organisasi meningkatkan kemampuan merespons gangguan tanpa mengabaikan efisiensi biaya.
Bimtek juga membahas pengelolaan risiko kontrak, monitoring kinerja supplier, early warning indicator, serta penyusunan Key Risk Indicator (KRI). Peserta akan dibekali kemampuan melakukan monitoring risiko secara berkala dan menyusun laporan risiko untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen.
Pelaksanaan bimtek dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, studi kasus, risk assessment, penyusunan risk register, simulasi risk mapping, serta analisis skenario gangguan supply chain.
Dengan mengikuti Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027, peserta diharapkan mampu membangun sistem manajemen risiko yang lebih efektif, meningkatkan ketahanan supply chain, mengurangi potensi kerugian, serta mendukung proses procurement yang lebih aman, terkendali, dan berkelanjutan.
Tujuan Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027
- Memahami konsep dan prinsip Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain
- Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi dan menilai risiko procurement dan rantai pasok
- Menguasai teknik risk assessment, risk mapping, dan penyusunan risk register
- Membekali peserta dengan strategi mitigasi risiko supplier, kontrak, operasional, dan pasokan
- Meningkatkan kemampuan membangun supply chain yang tangguh dan responsif terhadap gangguan
Materi Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027
- Konsep dasar Procurement Risk Management dan Supply Chain Risk Management
- Identifikasi sumber dan jenis risiko dalam procurement dan supply chain
- Teknik risk assessment berdasarkan probability dan impact
- Risk mapping, risk register, dan penentuan prioritas risiko
- Supplier Risk Assessment dan evaluasi ketergantungan terhadap supplier
- Risiko harga, kualitas, keterlambatan, pasokan, kontrak, dan kepatuhan
- Risiko fraud dan pengendalian risiko dalam proses procurement
- Strategi Risk Mitigation dan Supply Chain Resilience
- Supplier diversification, dual sourcing, safety stock, contingency planning, dan business continuity
- Penyusunan KRI, monitoring risiko, studi kasus, simulasi risk mapping, dan evaluasi strategi mitigasi
Metode Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027
FAQ – Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027
1. Apa itu Bimtek Risk Management dalam Procurement dan Supply Chain Tahun 2026–2027?
Bimtek ini merupakan program peningkatan kompetensi yang membahas cara mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan memitigasi berbagai risiko dalam proses procurement dan supply chain.
2. Siapa yang dapat mengikuti bimtek ini?
Bimtek ini ditujukan bagi procurement manager, purchasing, supply chain manager, supplier management, logistics, warehouse, risk management, compliance, internal audit, serta profesional yang terlibat dalam pengelolaan procurement dan rantai pasok.
3. Apa manfaat mengikuti bimtek ini?
Peserta akan mampu melakukan risk assessment, menyusun risk register, memetakan risiko, mengevaluasi supplier, menentukan strategi mitigasi, serta meningkatkan ketahanan supply chain terhadap gangguan.
4. Apakah bimtek ini membahas Supplier Risk dan Supply Chain Resilience?
Ya. Materi mencakup Supplier Risk Assessment, supplier diversification, dual sourcing, safety stock, contingency planning, business continuity, serta strategi membangun Supply Chain Resilience.
5. Apakah bimtek ini bersifat praktis?
Ya. Peserta akan mengikuti studi kasus, latihan identifikasi risiko, penyusunan risk register, simulasi risk mapping, supplier risk assessment, penyusunan KRI, serta latihan menentukan strategi mitigasi terhadap berbagai skenario gangguan procurement dan supply chain.
