- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Bimtek Penyusunan Tata Tertib DPRD Sesuai Peraturan Perundang-Undangan 2025

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memiliki peran strategis dalam sistem pemerintahan daerah. Sebagai lembaga legislatif, DPRD tidak hanya menjadi wadah aspirasi masyarakat, tetapi juga berfungsi dalam pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Agar seluruh fungsi tersebut berjalan efektif, diperlukan tata tertib (Tatib) yang jelas, terstruktur, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Pada tahun 2025, pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi penyusunan tata tertib DPRD dengan regulasi terbaru. Oleh karena itu, penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Tata Tertib DPRD menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan setiap anggota DPRD memahami mekanisme penyusunan, fungsi, dan penerapan tata tertib sesuai hukum yang berlaku.
Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai pentingnya bimtek penyusunan tata tertib DPRD, tujuan, manfaat, dasar hukum, materi pelatihan, serta contoh kasus nyata di beberapa daerah.
Mengapa Tata Tertib DPRD Penting?
Tata tertib DPRD merupakan pedoman pelaksanaan fungsi dan wewenang anggota dewan. Tanpa adanya tatib yang jelas, proses legislasi, pengawasan, maupun penganggaran berpotensi berjalan tidak efektif dan menimbulkan konflik internal.
Beberapa alasan pentingnya tata tertib DPRD, antara lain:
Menjadi pedoman pelaksanaan tugas DPRD agar semua anggota bekerja sesuai aturan.
Mengatur tata cara rapat termasuk sidang paripurna, rapat komisi, hingga rapat gabungan.
Menjaga etika dan disiplin anggota DPRD dalam menjalankan peran representatifnya.
Menciptakan kepastian hukum dalam proses legislasi daerah.
Menghindari konflik kepentingan dengan adanya aturan main yang disepakati bersama.
Contoh nyata bisa dilihat di salah satu DPRD provinsi pada 2023, ketika terjadi perdebatan sengit terkait mekanisme pemilihan pimpinan komisi. Akibat ketiadaan aturan detail di dalam tata tertib, konflik internal berlangsung lama dan menghambat agenda legislasi. Dengan adanya tatib yang jelas, hal tersebut dapat diminimalisasi.
Tujuan Bimtek Penyusunan Tata Tertib DPRD
Pelaksanaan bimtek tata tertib DPRD 2025 memiliki sejumlah tujuan strategis, yaitu:
Meningkatkan pemahaman anggota DPRD terkait regulasi terbaru.
Menyediakan pedoman teknis penyusunan tatib yang sesuai peraturan perundang-undangan.
Menghindari tumpang tindih aturan dalam pelaksanaan fungsi DPRD.
Mendorong keseragaman tatib DPRD di seluruh daerah.
Menjamin transparansi dan akuntabilitas proses legislasi.
Membangun kapasitas kelembagaan DPRD agar lebih profesional.
Menumbuhkan budaya disiplin dan etika legislatif.
Menyediakan forum diskusi dan simulasi penyusunan tatib.
Manfaat Bimtek Penyusunan Tata Tertib DPRD
Melalui bimtek, anggota DPRD dan sekretariat dewan akan mendapatkan manfaat nyata, antara lain:
Pemahaman hukum yang lebih baik terkait regulasi DPRD.
Peningkatan keterampilan teknis dalam menyusun dokumen tata tertib.
Kemampuan mitigasi konflik antaranggota dewan.
Efektivitas dalam proses legislasi karena adanya aturan yang jelas.
Peningkatan akuntabilitas publik karena mekanisme kerja DPRD lebih transparan.
Keselarasan antara pusat dan daerah dalam regulasi kelembagaan DPRD.
Efisiensi waktu dan sumber daya karena proses sidang lebih tertib.
Penguatan kapasitas DPRD sebagai lembaga representatif.
Dasar Hukum Penyusunan Tata Tertib DPRD
Penyusunan tata tertib DPRD tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa dasar hukum utama yang menjadi acuan, di antaranya:
| Dasar Hukum | Penjelasan |
|---|---|
| UUD 1945 Pasal 18 | Mengatur tentang pemerintahan daerah dan perwakilan rakyat di daerah. |
| UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah | Memberikan kewenangan DPRD sebagai lembaga legislatif daerah. |
| UU No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) | Mengatur fungsi, wewenang, dan tata kerja DPRD. |
| PP No. 12 Tahun 2018 | Mengatur secara teknis pedoman penyusunan tata tertib DPRD. |
| Permendagri terkait kelembagaan DPRD | Menjadi acuan tambahan dalam implementasi teknis. |
Dengan adanya dasar hukum ini, bimtek diarahkan agar tata tertib DPRD selaras dengan regulasi terbaru, terutama dalam menghadapi dinamika politik tahun 2025.
Materi Bimtek Penyusunan Tata Tertib DPRD
Materi yang disampaikan dalam bimtek penyusunan tatib DPRD mencakup berbagai aspek penting. Secara garis besar, materi dapat dibagi sebagai berikut:
Pemahaman Regulasi Perundang-undangan terkait DPRD.
Prinsip Penyusunan Tata Tertib yang baik dan sesuai hukum.
Struktur Tata Tertib DPRD mulai dari pendahuluan, mekanisme sidang, hingga etika anggota.
Simulasi Penyusunan dan Pembahasan Tatib.
Manajemen Konflik Internal dalam penyusunan tatib.
Studi Kasus Tata Tertib DPRD di Daerah.
Teknik Legal Drafting dalam penyusunan peraturan.
Evaluasi dan Revisi Tata Tertib DPRD.
Contoh Kasus Nyata: DPRD dan Sengketa Tata Tertib
Pada tahun 2022, salah satu DPRD Kabupaten di Jawa Barat mengalami sengketa internal terkait penentuan jadwal sidang paripurna pengesahan APBD. Sengketa muncul karena tidak ada aturan jelas dalam tata tertib mengenai kewenangan Badan Musyawarah (Bamus). Akibatnya, pengesahan APBD molor hingga melewati batas waktu dan mengakibatkan daerah tersebut mengalami penundaan transfer Dana Alokasi Umum dari pemerintah pusat.
Kasus ini menunjukkan bahwa tata tertib DPRD bukan hanya formalitas, tetapi berdampak langsung pada jalannya pemerintahan daerah. Dengan mengikuti bimtek penyusunan tata tertib, DPRD diharapkan dapat mengantisipasi dan menghindari permasalahan serupa.
FAQ
1. Apa itu bimtek penyusunan tata tertib DPRD?
Bimtek ini adalah pelatihan teknis bagi anggota DPRD untuk menyusun tata tertib sesuai dengan regulasi yang berlaku.
2. Mengapa bimtek ini penting bagi DPRD?
Karena tata tertib menjadi pedoman kerja DPRD, dan tanpa aturan yang jelas fungsi DPRD bisa berjalan tidak efektif.
3. Siapa saja yang perlu mengikuti bimtek ini?
Anggota DPRD, pimpinan DPRD, sekretariat dewan, dan staf pendukung legislasi.
4. Apa dasar hukum penyusunan tata tertib DPRD?
Dasarnya antara lain UUD 1945, UU Pemerintahan Daerah, UU MD3, serta PP No. 12 Tahun 2018.
5. Apa manfaat utama dari bimtek ini?
Manfaatnya antara lain peningkatan pemahaman regulasi, efektivitas legislasi, serta peningkatan akuntabilitas DPRD.
6. Apakah bimtek ini wajib?
Tidak wajib secara hukum, tetapi sangat direkomendasikan agar DPRD memiliki kapasitas kelembagaan yang lebih baik.
7. Bagaimana mekanisme pelaksanaan bimtek?
Bimtek biasanya dilakukan dalam bentuk workshop, diskusi, dan simulasi penyusunan tata tertib.
Kesimpulan
Bimtek Penyusunan Tata Tertib DPRD sesuai peraturan perundang-undangan 2025 merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran legislatif daerah. Dengan adanya tata tertib yang disusun secara profesional, DPRD mampu menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Menghadapi dinamika politik dan regulasi baru di tahun 2025, DPRD di seluruh Indonesia diharapkan tidak hanya memahami tata tertib sebagai dokumen formal, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan politik daerah. Melalui bimtek, kapasitas DPRD dapat meningkat signifikan, sehingga demokrasi lokal semakin berkualitas.
Bimtek Terkait DPRD/Sekretariat DPRD :
- Bimtek Kebijakan dan Mekanisme SHSR
Bimtek Pedoman Penyaluran Hibah dan Bantuan Sosial dari APBD Pasca Permendagri 99/2019
Segera ikuti program bimtek penyusunan tata tertib DPRD terbaru 2025 untuk memperkuat peran, fungsi, dan kinerja legislatif di daerah Anda.

