Bimtek Kominfo

Bimtek Pengembangan Portal Data Terbuka (Open Data) Daerah Tahun 2025–2026

Bimtek Pengembangan Portal Data Terbuka Daerah 2025–2026 untuk meningkatkan transparansi, kolaborasi, dan pelayanan publik berbasis data terbuka pemerintah.

Bimtek Pengembangan Portal Data Terbuka (Open Data) Daerah Tahun 2025–2026

Transformasi digital pemerintah tidak hanya mencakup pemanfaatan teknologi informasi, tetapi juga keterbukaan informasi publik melalui penyediaan data yang akurat, terstandar, dan mudah diakses. Salah satu elemen penting dalam ekosistem digital pemerintahan adalah Portal Data Terbuka (Open Data). Portal ini memungkinkan pemerintah menyediakan data publik secara transparan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, akademisi, sektor bisnis, maupun lembaga riset.

Dalam rangka memperkuat implementasi Open Government Indonesia (OGI) dan memenuhi standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pemerintah pusat mendorong daerah untuk mengembangkan portal data terbuka modern, aman, dan terintegrasi. Untuk mendukung upaya tersebut, hadir Bimtek Pengembangan Portal Data Terbuka Daerah Tahun 2025–2026 sebagai program peningkatan kapasitas bagi ASN, operator data, dan pengelola SPBE.


Mengapa Open Data Penting bagi Pemerintah Daerah?

Open Data bukan sekadar publikasi data di website pemerintah. Ia merupakan strategi besar dalam mewujudkan:

1. Transparansi Pemerintahan

Dengan membuka data, pemerintah menunjukkan akuntabilitas atas pengambilan keputusan. Masyarakat dapat mengakses informasi pembangunan, penggunaan anggaran, dan capaian program daerah secara jelas.

2. Meningkatkan Kualitas Layanan Publik

Data yang terbuka memungkinkan masyarakat dan dunia usaha memanfaatkan informasi secara mandiri, mengurangi beban permintaan informasi manual.

3. Mendukung Inovasi Berbasis Data

Sektor swasta, startup, dan akademisi dapat memanfaatkan data untuk penelitian, prediksi, dan inovasi aplikasi publik.

4. Meningkatkan Kolaborasi Antar-Instansi

Open Data menjadi jembatan integrasi antar-OPD melalui standar metadata dan format data yang seragam.


Tantangan Pengembangan Open Data di Daerah

Meskipun banyak manfaatnya, sejumlah kendala masih sering ditemui:

  • Data tersebar di banyak OPD dan tidak terkoordinasi

  • Kurangnya SDM yang memahami standar open data

  • Kualitas data tidak memenuhi standar interoperabilitas

  • Tidak ada dashboard atau portal khusus open data

  • Metadata belum disusun secara lengkap

  • Minim pemanfaatan data oleh publik

Bimtek Lainnya :  Bimtek Sistem Layanan Pengaduan Masyarakat Online (LAPOR/SP4N) Terbaru Tahun 2025–2026

Bimtek ini dirancang untuk mengatasi seluruh tantangan tersebut dengan kurikulum yang terstruktur dan aplikatif.


Tujuan Utama Bimtek Pengembangan Portal Data Terbuka Daerah

Pelatihan ini tidak sekadar mengajarkan aspek teknis, tetapi juga strategi implementasi Open Data untuk mewujudkan tata kelola data daerah modern.

1. Meningkatkan Kapasitas SDM Data Pemerintah Daerah

ASN akan memahami cara mengolah, membersihkan, dan menyajikan data sesuai standar nasional.

2. Menyusun Portal Data Terbuka Standar SPBE

Portal Open Data harus:

  • Terintegrasi,

  • Memiliki dashboard yang jelas,

  • Menyediakan API publik,

  • Berbasis standar metadata nasional.

3. Menjamin Kualitas Data (Data Quality Assurance)

Peserta mempelajari validasi data, manajemen metadata, dan mekanisme pembaruan data.

4. Mengimplementasikan Kebijakan Satu Data Indonesia

Mengacu pada Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.


Ruang Lingkup Materi dalam Bimtek

Pelatihan berlangsung intensif dan mencakup aspek teknis, kebijakan, hingga praktik langsung.

1. Kebijakan dan Regulasi Open Data

  • Satu Data Indonesia

  • SPBE

  • Standar Metadata

  • Kewajiban pemerintah mempublikasikan data publik

Contoh referensi kebijakan dapat dilihat di:
🔗 Portal Resmi Satu Data Indonesia

2. Struktur dan Arsitektur Portal Data Terbuka

  • API gateway

  • Dashboard data

  • Format open data (CSV, JSON, XML)

  • Sistem berbasis CKAN atau platform lainnya

3. Pengumpulan dan Pengolahan Data OPD

  • Teknik scraping dan integrasi manual

  • Standardisasi format file

  • Validasi data dan cleansing

4. Penyusunan Metadata dan Katalog Data

Mencakup:

  • Deskripsi data

  • Struktur tabel

  • Lisensi penggunaan

  • Frekuensi pembaruan

5. Visualisasi Data dan Dashboard Analytics

  • Grafik interaktif

  • Geodashboard peta daerah

  • Data storytelling

6. Manajemen Keamanan dan Privasi Data

  • Identifikasi data sensitif

  • Kontrol akses

  • Perlindungan data pribadi


Tabel: Jenis Data Publik yang Umum Dipublikasikan pada Portal Open Data


Manfaat Mengikuti Bimtek Pengembangan Portal Open Data Daerah

1. Bagi Individu (ASN)

  • Meningkatkan kompetensi digital

  • Menguasai teknik data engineering dasar

  • Memahami standar dan sistem integrasi data

  • Mampu mengelola portal open data secara berkelanjutan

2. Bagi Pemerintah Daerah

  • Meningkatkan skor SPBE

  • Memperluas partisipasi publik

  • Memudahkan koordinasi antar-OPD

  • Menyediakan data akurat untuk perencanaan daerah


Rekomendasi Terkait Bimtek Kominfo Lainnya

Untuk penguatan kapasitas digital pemerintah, Anda dapat membaca artikel terkait:

Bimtek Penanganan Insiden Keamanan Siber di Lingkungan Pemerintah

Bimtek Optimalisasi Sistem Aplikasi Pemerintah (SIMDA, SIPD, SAKIP) Terlengkap

Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Humas dan PR Digital Pemerintah Terbaru

Bimtek Sistem Layanan Pengaduan Masyarakat Online (LAPOR/SP4N) Terbaru Tahun 2025–2026


Tahapan Pengembangan Portal Data Terbuka Daerah

Berikut tahapan implementasi yang dipelajari dalam bimtek:

1. Assessment Kesiapan Data

Menentukan:

  • OPD pengampu data

  • Infrastruktur server

  • Ketersediaan data prioritas

2. Penyusunan Kebijakan Internal Open Data

Termasuk:

  • SOP publikasi data

  • Penentuan peran pengelola data

  • Standar kualitas data

3. Pembangunan Portal Open Data

Meliputi:

  • Instalasi platform

  • Integrasi API

  • Penyiapan metadata

  • Upload dataset prioritas

4. Publikasi dan Promosi Data Terbuka

  • Memberi edukasi masyarakat

  • Melibatkan komunitas data

  • Menggelar hackathon daerah

5. Pemantauan & Evaluasi

Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan:

  • Pembaruan data

  • Keamanan data

  • Pemanfaatan data oleh publik


Daftar Poin Kompetensi yang Dikuasai Peserta

  • Memahami prinsip dan manfaat Open Data

  • Menguasai standar metadata nasional

  • Mengembangkan portal berbasis CKAN atau platform serupa

  • Menyusun dataset yang valid dan mudah dimanfaatkan

  • Integrasi API dan dashboard

  • Pengelolaan keamanan data publik


Profil Narasumber Pelatihan

Narasumber merupakan:

  • Praktisi data engineer dari Kominfo

  • Analis Satu Data daerah

  • Tenaga ahli SPBE

  • Pakar open data nasional

Dengan pengalaman langsung dalam proyek-proyek pemerintah, peserta mendapatkan wawasan teknis dan strategis yang komprehensif.

Bimtek Lainnya :  Bimtek Optimalisasi Sistem Aplikasi Pemerintah (SIMDA, SIPD, SAKIP) Terlengkap

Siapa Saja yang Wajib Mengikuti Bimtek Ini?

Program ini sangat relevan untuk:

  • Dinas Kominfo

  • Dinas Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)

  • OPD penyedia data sektoral

  • Pengelola SPBE

  • Administrator portal pemerintah

  • ASN yang menangani analisis data


FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah pemerintah daerah wajib memiliki portal data terbuka?

Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan untuk meningkatkan skor SPBE dan memenuhi prinsip Satu Data Indonesia.

2. Apakah peserta harus memahami teknis coding?

Tidak. Pelatihan disusun untuk semua level, termasuk ASN non-teknis.

3. Apakah pelatihan mencakup praktik membangun portal open data?

Ya, termasuk simulasi upload dataset, penyusunan metadata, dan membuat dashboard.

4. Apakah portal data harus selalu terhubung dengan API?

Tidak wajib, namun sangat disarankan untuk mempermudah penggunaan data oleh publik dan pengembang aplikasi.


Saatnya memperkuat transparansi, membuka akses publik terhadap data, dan mendorong inovasi daerah dengan portal data terbuka yang modern dan terintegrasi.

author-avatar

Tentang EDUKASINDO

SENTRA MEDIA EDUKASINDO merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendampingan kurikulum pendidikan yang disesuaikan dengan kemajuan di bidang pendidikan dan telekomunikasi. Kami melayani individu yang menjadi bagian dari suatu organisasi, baik sebagai karyawan maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan SDM di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *