- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Bimtek Penatalaksanaan Malnutrisi dan Kurang Energi Protein (KEP) Tahun 2026

Masalah malnutrisi dan Kurang Energi Protein (KEP) masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan individu, terutama balita dan ibu hamil, tetapi juga memengaruhi kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan. Penanganan malnutrisi dan KEP memerlukan pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan berbasis kompetensi tenaga kesehatan.
Dalam konteks tersebut, Bimtek Penatalaksanaan Malnutrisi dan Kurang Energi Protein (KEP) Tahun 2026 menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas petugas gizi dan tenaga kesehatan dalam melakukan pencegahan, penanganan, serta pemantauan kasus malnutrisi secara tepat dan berkelanjutan.
Gambaran Umum Malnutrisi dan KEP
Malnutrisi merupakan kondisi ketidakseimbangan asupan zat gizi yang dapat berupa kekurangan, kelebihan, maupun ketidakseimbangan zat gizi tertentu. Salah satu bentuk malnutrisi yang masih banyak ditemukan adalah Kurang Energi Protein (KEP), yaitu kondisi kekurangan asupan energi dan protein dalam jangka waktu tertentu.
KEP dapat menyebabkan berbagai dampak serius, mulai dari penurunan daya tahan tubuh, gangguan pertumbuhan, hingga peningkatan risiko kematian, terutama pada kelompok rentan.
Urgensi Penatalaksanaan Malnutrisi dan KEP
Penatalaksanaan malnutrisi dan KEP menjadi prioritas karena:
Masih tingginya angka gizi kurang dan gizi buruk
Dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup
Pengaruh langsung terhadap produktivitas masyarakat
Keterkaitan erat dengan indikator kesehatan nasional
Tanpa penanganan yang tepat, malnutrisi dan KEP akan terus menjadi hambatan dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan.
Peran Bimtek dalam Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan
Bimtek berperan sebagai sarana penguatan kompetensi tenaga kesehatan dalam:
Identifikasi dini kasus malnutrisi dan KEP
Penatalaksanaan berbasis standar pelayanan
Penyusunan rencana intervensi gizi
Monitoring dan evaluasi status gizi
Edukasi gizi kepada masyarakat
Dengan bimtek yang terstruktur, tenaga kesehatan diharapkan mampu memberikan pelayanan gizi yang lebih berkualitas.
Landasan Kebijakan Penatalaksanaan Malnutrisi dan KEP
Penatalaksanaan malnutrisi dan KEP dilaksanakan berdasarkan kebijakan dan pedoman nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Tujuan Bimtek Penatalaksanaan Malnutrisi dan KEP
Bimtek ini bertujuan untuk:
Meningkatkan pemahaman konsep malnutrisi dan KEP
Meningkatkan kemampuan deteksi dan diagnosis gizi
Menguatkan keterampilan penatalaksanaan kasus KEP
Meningkatkan kualitas pemantauan dan evaluasi gizi
Mendukung keberhasilan program perbaikan gizi
Sasaran Peserta Bimtek
Bimtek ini ditujukan kepada:
Petugas gizi puskesmas dan rumah sakit
Tenaga kesehatan masyarakat
Pengelola program gizi daerah
Kader kesehatan yang terlibat dalam pemantauan gizi
Ruang Lingkup Materi Bimtek
Materi bimtek dirancang komprehensif dan aplikatif, meliputi:
Konsep dasar malnutrisi dan KEP
Faktor risiko dan penyebab KEP
Klasifikasi dan indikator status gizi
Penatalaksanaan KEP ringan, sedang, dan berat
Tata laksana rujukan kasus gizi
Edukasi dan konseling gizi
Konsep Dasar Kurang Energi Protein (KEP)
KEP terjadi akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan dan asupan energi serta protein. Kondisi ini sering dipengaruhi oleh faktor:
Asupan makanan yang tidak adekuat
Penyakit infeksi
Kondisi sosial ekonomi
Pola asuh dan pengetahuan gizi
Pemahaman konsep ini menjadi dasar utama dalam penatalaksanaan KEP.
Klasifikasi Status Gizi dan KEP
KEP dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahan, antara lain:
KEP ringan
KEP sedang
KEP berat
Setiap tingkat memerlukan pendekatan penanganan yang berbeda sesuai standar pelayanan.
Tahapan Penatalaksanaan Malnutrisi dan KEP
Penatalaksanaan KEP dilakukan secara bertahap dan sistematis, meliputi:
Identifikasi dan skrining gizi
Penilaian status gizi
Penentuan jenis intervensi
Pemberian terapi gizi
Pemantauan dan evaluasi
Tahapan ini menjadi fokus utama dalam pelaksanaan bimtek.
Deteksi Dini dan Skrining Gizi
Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kondisi KEP yang lebih berat. Kegiatan skrining meliputi:
Pengukuran antropometri
Penilaian riwayat asupan
Pemeriksaan klinis sederhana
Identifikasi faktor risiko
Dengan deteksi dini, intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Intervensi Gizi pada Kasus KEP
Intervensi gizi disesuaikan dengan tingkat keparahan KEP, antara lain:
Pemberian makanan tambahan
Konseling gizi keluarga
Suplementasi zat gizi
Rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan
Pendekatan ini bertujuan memulihkan status gizi secara bertahap dan aman.
Peran Edukasi Gizi dalam Penatalaksanaan KEP
Edukasi gizi menjadi bagian penting dalam pencegahan dan penatalaksanaan KEP. Strategi edukasi yang efektif dibahas lebih lanjut dalam Bimtek Strategi Edukasi Gizi Bagi Masyarakat Tahun 2026 sebagai upaya penguatan perubahan perilaku gizi masyarakat.
Penyajian Data Kasus KEP dalam Tabel
Penyajian data memudahkan analisis dan pemantauan kasus KEP, seperti contoh berikut:
| Kategori KEP | Jumlah Kasus | Persentase | Tindak Lanjut |
|---|---|---|---|
| KEP Ringan | 45 | 60% | Konseling & PMT |
| KEP Sedang | 20 | 27% | Intervensi Intensif |
| KEP Berat | 10 | 13% | Rujukan |
Monitoring dan Evaluasi Penatalaksanaan KEP
Monitoring dan evaluasi bertujuan untuk:
Menilai efektivitas intervensi
Memantau perkembangan status gizi
Mengidentifikasi kendala lapangan
Menyusun rekomendasi perbaikan
Bimtek membekali peserta dengan metode evaluasi sederhana dan aplikatif.
Akuntabilitas dan Pelaporan Penanganan KEP
Penatalaksanaan KEP harus disertai pelaporan yang akurat dan akuntabel. Laporan menjadi dasar:
Pengambilan keputusan
Perencanaan program lanjutan
Pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan
Manfaat Bimtek bagi Pelayanan Kesehatan
Manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan bimtek ini antara lain:
Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan
Penanganan KEP yang lebih tepat sasaran
Peningkatan kualitas pelayanan gizi
Penurunan risiko komplikasi gizi buruk
Dampak Jangka Panjang terhadap Kesehatan Masyarakat
Dalam jangka panjang, bimtek ini berkontribusi terhadap:
Penurunan angka malnutrisi dan KEP
Peningkatan kualitas tumbuh kembang anak
Penguatan sistem pelayanan gizi
Peningkatan derajat kesehatan masyarakat
FAQ Seputar Bimtek Penatalaksanaan Malnutrisi dan KEP
1. Siapa yang wajib mengikuti bimtek ini?
Petugas gizi, tenaga kesehatan, dan pengelola program gizi.
2. Apakah bimtek ini membahas praktik lapangan?
Ya, bimtek dilengkapi dengan studi kasus dan simulasi penanganan KEP.
3. Apakah materi sesuai standar nasional?
Materi disusun mengacu pada pedoman dan kebijakan nasional.
4. Apa manfaat utama setelah mengikuti bimtek?
Peserta mampu menangani kasus malnutrisi dan KEP secara lebih tepat dan profesional.
Penutup
Bimtek Penatalaksanaan Malnutrisi dan Kurang Energi Protein (KEP) Tahun 2026 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan masyarakat. Dengan tenaga kesehatan yang kompeten dan terlatih, penanganan malnutrisi dan KEP dapat dilakukan secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Tingkatkan kompetensi tenaga gizi, perkuat penanganan malnutrisi, optimalkan pelayanan kesehatan, dan wujudkan masyarakat yang sehat serta berkualitas melalui pengelolaan gizi yang profesional dan berkesinambungan.

