- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Bimtek Pemberdayaan Ekonomi Desa Melalui Koperasi dan UMKM 2025

Kemandirian ekonomi desa menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, koperasi dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) berperan vital sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Melalui Bimtek Pemberdayaan Ekonomi Desa Melalui Koperasi dan UMKM 2025, aparatur desa dan penggerak ekonomi lokal akan dibekali dengan wawasan strategis, kemampuan manajerial, dan pemahaman kebijakan untuk memperkuat daya saing desa di era digital. Pelatihan ini dirancang untuk menciptakan ekosistem ekonomi desa yang tangguh, berdaya saing, serta berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, koperasi, dan UMKM lokal.
Urgensi Pemberdayaan Ekonomi Desa
Perekonomian desa adalah tulang punggung ketahanan nasional. Namun, masih banyak desa yang menghadapi kendala dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan manusianya. Beberapa tantangan yang umum dihadapi antara lain:
Akses permodalan yang terbatas bagi pelaku UMKM desa.
Kurangnya pemahaman manajemen bisnis dan pemasaran.
Lemahnya sinergi antara pemerintah desa, koperasi, dan pelaku usaha.
Minimnya inovasi dan adaptasi terhadap teknologi digital.
Melalui program Bimtek Ekonomi Desa 2025, aparatur desa diharapkan mampu:
Merancang program pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Mengelola koperasi dan UMKM dengan prinsip profesionalisme dan transparansi.
Mendorong lahirnya wirausaha desa baru.
Mengembangkan desa digital yang memanfaatkan teknologi untuk pemasaran dan transaksi ekonomi.
Tujuan dan Sasaran Bimtek
Tujuan utama dari Bimtek Pemberdayaan Ekonomi Desa 2025 adalah memperkuat kapasitas aparatur desa dan masyarakat dalam mengelola potensi ekonomi melalui kelembagaan koperasi dan UMKM.
Secara spesifik, tujuan bimtek ini meliputi:
Meningkatkan pemahaman tentang kebijakan nasional pemberdayaan ekonomi desa.
Memberikan keterampilan teknis dalam manajemen koperasi dan UMKM.
Mendorong terciptanya inovasi dan digitalisasi ekonomi desa.
Mengoptimalkan Dana Desa untuk kegiatan produktif.
Sasaran peserta:
Kepala Desa dan perangkatnya
Pengurus dan anggota koperasi
Pelaku UMKM desa
Pendamping dan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat
Tokoh masyarakat dan kelompok wirausaha desa
Materi Bimtek Pemberdayaan Ekonomi Desa
Pelatihan ini menggabungkan teori, studi kasus, dan praktik langsung yang disesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Berikut tabel rangkuman materi utama:
| No | Materi Pelatihan | Deskripsi Singkat |
|---|---|---|
| 1 | Konsep Dasar Ekonomi Desa | Memahami peran desa dalam sistem ekonomi nasional. |
| 2 | Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kelembagaan | Penguatan peran koperasi dan BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa. |
| 3 | Pengembangan UMKM Desa | Strategi membina dan memperluas jangkauan usaha kecil menengah di tingkat lokal. |
| 4 | Manajemen Koperasi Modern | Prinsip tata kelola koperasi profesional dan transparan. |
| 5 | Digitalisasi Ekonomi Desa | Pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran produk lokal. |
| 6 | Akses Permodalan dan Kemitraan | Meningkatkan peluang pembiayaan dan kolaborasi usaha. |
| 7 | Monitoring dan Evaluasi Program Ekonomi | Teknik menilai keberhasilan program pemberdayaan ekonomi desa. |
Strategi Penguatan Ekonomi Desa
Agar pemberdayaan ekonomi desa berjalan efektif, dibutuhkan strategi yang menyeluruh. Berikut langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan:
Identifikasi Potensi Lokal
Setiap desa memiliki keunggulan unik seperti pertanian, wisata, kerajinan, atau produk kuliner khas. Pemetaan potensi menjadi langkah awal untuk menentukan arah pengembangan ekonomi desa.Membangun Kelembagaan Ekonomi yang Kuat
Koperasi dan UMKM perlu dikelola dengan sistem manajemen yang baik, transparan, dan akuntabel. Penguatan kapasitas sumber daya manusia sangat penting agar lembaga ekonomi ini dapat mandiri.Pemanfaatan Dana Desa Secara Produktif
Dana Desa dapat diarahkan untuk kegiatan produktif seperti pengembangan BUMDes, pelatihan wirausaha, dan digitalisasi usaha.Kolaborasi dan Kemitraan Strategis
Pemerintah desa perlu menjalin kerja sama dengan sektor swasta, lembaga keuangan, dan perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal.Pemanfaatan Teknologi Digital
Penggunaan platform e-commerce, media sosial, dan sistem informasi desa digital dapat memperluas pasar produk desa hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Peran Koperasi dalam Meningkatkan Ekonomi Desa
Koperasi merupakan wadah yang efektif untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa karena berbasis pada asas kekeluargaan dan gotong royong.
Peran utama koperasi desa antara lain:
Menjadi lembaga intermediasi keuangan bagi anggota.
Menyediakan akses pembiayaan usaha dengan bunga ringan.
Menjadi tempat pemasaran bersama bagi produk lokal.
Mengedukasi anggota dalam literasi keuangan dan manajemen usaha.
Koperasi yang dikelola dengan baik dapat menjadi pusat ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
Penguatan UMKM Desa sebagai Pilar Ekonomi Lokal
UMKM adalah sektor paling dinamis di desa. Selain menyerap tenaga kerja lokal, UMKM juga menciptakan nilai tambah bagi produk desa.
Namun, agar UMKM desa berkembang, perlu dilakukan langkah-langkah berikut:
Pelatihan Manajemen Usaha dan Keuangan
Memberikan keterampilan dasar akuntansi dan strategi bisnis kepada pelaku UMKM.Pengembangan Produk Unggulan Desa (One Village One Product)
Mendorong desa fokus mengembangkan produk khas yang memiliki daya jual tinggi.Pemasaran Digital (Digital Marketing)
Mengoptimalkan media sosial, marketplace, dan website untuk memperluas jangkauan pasar.Fasilitasi Sertifikasi dan Legalitas Usaha
Membantu pelaku usaha mengurus NIB, PIRT, halal, dan sertifikasi lainnya agar produk memiliki daya saing nasional.
Dukungan Pemerintah dalam Pemberdayaan Ekonomi Desa
Pemerintah Indonesia melalui berbagai kementerian memberikan dukungan kuat terhadap pengembangan ekonomi desa. Salah satu lembaga utama adalah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) yang berperan dalam kebijakan dan pendampingan program ekonomi desa.
Kebijakan terkait dapat diakses melalui situs resmi Kemendesa PDTT yang memuat regulasi dan panduan pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Selain itu, Kementerian Koperasi dan UKM juga memberikan berbagai fasilitas, termasuk:
Program pendampingan koperasi modern.
Fasilitasi akses pembiayaan melalui LPDB-KUMKM.
Program inkubasi bisnis dan digitalisasi UMKM.
Kolaborasi BUMDes, Koperasi, dan UMKM
Sinergi antara BUMDes, koperasi, dan UMKM menjadi kunci utama dalam membangun ekonomi desa yang inklusif.
Kolaborasi ini menciptakan rantai nilai ekonomi yang saling menguntungkan:
| Lembaga | Peran Utama | Dampak Terhadap Desa |
|---|---|---|
| BUMDes | Menjalankan usaha strategis desa | Menambah pendapatan asli desa (PADes) |
| Koperasi | Mengelola dana dan logistik usaha | Memperkuat daya saing anggota dan desa |
| UMKM | Menghasilkan produk dan jasa unggulan | Meningkatkan kesejahteraan masyarakat |
Melalui sinergi ini, desa dapat menciptakan model ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.
Keterkaitan dengan Program Pelatihan Lain
Untuk memperkuat kapasitas aparatur dan masyarakat desa, program ini juga dapat dikombinasikan dengan pelatihan lainnya seperti:
Bimtek Perencanaan Pembangunan Desa Berbasis Data dan GIS 2025
Bimtek Tata Cara Evaluasi dan Pengawasan Penyelenggaraan Desa Tahun 2025
Kolaborasi antar-pelatihan ini akan membentuk desa yang adaptif, produktif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
Implementasi Program Pemberdayaan Ekonomi Desa
Tahapan implementasi program ekonomi desa berbasis koperasi dan UMKM dapat dijabarkan sebagai berikut:
Pemetaan Potensi dan Kebutuhan Ekonomi Desa
Mengidentifikasi sumber daya lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan.Pembentukan Kelembagaan dan Kelompok Usaha
Membentuk koperasi atau kelompok usaha bersama (KUB) yang menjadi penggerak utama ekonomi desa.Pelatihan dan Pendampingan Teknis
Menyelenggarakan pelatihan manajemen usaha, digital marketing, dan inovasi produk.Pemberian Akses Modal dan Pemasaran
Memfasilitasi pelaku usaha untuk mendapatkan akses pembiayaan dan pasar.Monitoring dan Evaluasi Berkala
Melakukan evaluasi rutin untuk menilai dampak program terhadap perekonomian desa.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Siapa yang dapat mengikuti Bimtek ini?
Bimtek ini ditujukan bagi aparatur desa, pengurus koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat yang aktif dalam kegiatan ekonomi desa.
2. Apakah pelatihan ini menyediakan sertifikat?
Ya, setiap peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi.
3. Bagaimana cara mendaftar program ini?
Peserta dapat mendaftar melalui lembaga penyelenggara resmi yang bekerja sama dengan pemerintah daerah atau dinas terkait.
4. Apakah pelatihan ini juga membahas digitalisasi ekonomi desa?
Ya, digitalisasi menjadi salah satu materi utama agar koperasi dan UMKM desa dapat bersaing di era modern.
Penutup
Bimtek Pemberdayaan Ekonomi Desa Melalui Koperasi dan UMKM 2025 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa yang berdaya saing dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga ekonomi lokal, pembangunan ekonomi desa dapat berjalan efektif dan inklusif.
Wujudkan desa mandiri dan sejahtera dengan memperkuat koperasi dan UMKM sebagai pilar utama ekonomi lokal. Saatnya aparatur dan masyarakat desa bertransformasi menuju ekonomi kreatif dan digital yang berdaya saing tinggi.

