- Management
- BNSP
- Business Training Series
- Communication Training Series
- CSR & Community Development Training Series
- Human Resources Development Training Series
- Leadership Training Series
- Management Training Series
- Marketing & Sales Training Series
- Media Training Series
- Motivation Training Series
- Outbond and Team Building Program
- Public Relations / Humas Training Series
- Secretaries Training Series
- Security Training
- UMKM / Start-Up Business Program
- Functional
- Collection Training Series
- Finance and Accounting Training Series
- Logistics Training Series
- Management Project Training Series
- Manufacturing Training Series
- Microsoft Office Training Series
- Operation and Maintenance
- Pajak Training Series
- Perbankan Training Series
- Perhotelan Training Series
- Procurement & Purchasing Training Series
- Production Training Series
- Technical
- Specialist Areas
- Advertising, Printing, and Media Industry
- Agribusiness Industry
- Analisis Mendalam Dampak Lingkungan (AMDAL)
- Artificial Intelligence & Data Science
- Automotive Industry
- Computer Services and Other Devices Industry
- Construction Industry
- Consumer Goods Industry
- Diklat / Bimtek Pemerintah
- E-Commerce Industry
- Electronics Industry
- Energy Industry
- Export – Import Training Series
- Financial Industry – Bank
- Financial Industry – Insurance
- Training ISO
- Training MSDM
- Training Lainnya
Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026
Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026
Pelajari identifikasi beneficial owner dan uji tuntas nasabah berisiko tinggi 2026 untuk memperkuat kepatuhan APU PPT dan mitigasi risiko perbankan.
Deskripsi
Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional di sektor keuangan, khususnya Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan lembaga jasa keuangan lainnya dalam memenuhi ketentuan Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT). Di tengah meningkatnya kompleksitas transaksi keuangan dan tuntutan regulasi, kemampuan mengidentifikasi beneficial owner serta melakukan uji tuntas terhadap nasabah berisiko tinggi menjadi aspek krusial dalam sistem kepatuhan modern.
Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep Beneficial Owner, yaitu individu yang sebenarnya memiliki, mengendalikan, atau memperoleh manfaat dari suatu hubungan bisnis atau transaksi keuangan. Peserta akan dilatih untuk mengidentifikasi struktur kepemilikan yang kompleks, termasuk penggunaan perusahaan perantara, nominee, maupun skema kepemilikan tidak langsung yang berpotensi digunakan untuk tujuan pencucian uang.
Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026 juga membahas penerapan Enhanced Due Diligence (EDD) sebagai bagian dari proses uji tuntas nasabah berisiko tinggi. Hal ini mencakup pengumpulan informasi tambahan, verifikasi sumber dana, analisis profil risiko, serta pemantauan transaksi secara berkelanjutan. Pendekatan berbasis risiko (Risk-Based Approach) menjadi landasan utama dalam menentukan tingkat pengawasan yang tepat terhadap setiap nasabah.
Selain itu, pelatihan ini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi OJK dan standar internasional dalam pencegahan tindak kejahatan keuangan. Peserta juga akan mempelajari mekanisme pelaporan transaksi mencurigakan (Suspicious Transaction Report/STR), serta penggunaan sistem digital dalam mendukung proses identifikasi dan monitoring nasabah secara lebih efektif dan akurat.
Program ini dilengkapi dengan studi kasus dan simulasi nyata yang menggambarkan tantangan dalam mengidentifikasi beneficial owner serta menangani nasabah berisiko tinggi di lingkungan operasional. Dengan pendekatan praktis ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan secara langsung di tempat kerja.
Pelatihan ini sangat relevan bagi compliance officer, risk management officer, auditor internal, staf operasional, serta manajemen lembaga keuangan. Melalui Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026, organisasi dapat memperkuat sistem pengendalian risiko, meningkatkan kepatuhan regulasi, serta menjaga integritas dan reputasi lembaga di tengah dinamika industri keuangan yang semakin kompleks.
Tujuan Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026
- Memahami konsep dan identifikasi Beneficial Owner secara komprehensif
- Meningkatkan kemampuan analisis struktur kepemilikan nasabah yang kompleks
- Menguasai penerapan uji tuntas nasabah berisiko tinggi (Enhanced Due Diligence)
- Meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko berbasis Risk-Based Approach
- Memperkuat kepatuhan terhadap regulasi APU PPT dan standar AML
Materi Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026
- Konsep dasar Beneficial Owner dalam APU PPT
- Regulasi OJK terkait identifikasi Beneficial Owner
- Teknik identifikasi struktur kepemilikan tidak langsung
- Uji tuntas nasabah berisiko tinggi (Enhanced Due Diligence/EDD)
- Analisis profil risiko nasabah dan sumber dana
- Monitoring transaksi nasabah berisiko tinggi
- Penerapan Risk-Based Approach dalam pengawasan nasabah
- Mekanisme pelaporan transaksi mencurigakan (STR/CTR)
- Pemanfaatan sistem digital dalam identifikasi dan monitoring
- Studi kasus identifikasi Beneficial Owner di sektor perbankan
Metode Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026
FAQ – Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026
- Apa itu Training Identifikasi Beneficial Owner dan Uji Tuntas Nasabah Berisiko Tinggi 2026?
Pelatihan yang membahas cara mengidentifikasi pemilik manfaat sebenarnya (beneficial owner) serta melakukan uji tuntas terhadap nasabah berisiko tinggi sesuai ketentuan APU PPT. - Siapa yang cocok mengikuti pelatihan ini?
Compliance officer, risk management officer, auditor internal, staf BPR, dan profesional di sektor jasa keuangan. - Apa manfaat utama mengikuti pelatihan ini?
Meningkatkan kemampuan deteksi risiko nasabah, memperkuat kepatuhan, dan mencegah risiko pencucian uang. - Apakah pelatihan ini sesuai regulasi terbaru?
Ya, mengacu pada ketentuan OJK dan standar internasional AML/APU PPT. - Apakah pelatihan ini bersifat praktis?
Ya, dilengkapi studi kasus, simulasi, dan praktik identifikasi beneficial owner secara langsung.
